Jadi Pendukung Akhyar, Pengamat: Partai Demokrat Dinilai Membuka Kelemahan Internal
Rabu, 17 Juni 2020 - 13:05 WIB
loading...
Pengamat politik yang juga akademisi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU), Faisal Riza. (Foto/Ist)
A
A
A
MEDAN - Partai Demokrat telah memberikan rekomendasi kepada Akhyar Nasution untuk maju dalam Pilkada Kota Medan 2020 mendatang.
Kabar tersebut menjadi kejutan bagi banyak pihak, sebab Akhyar bukan kader Partai Demokrat. Dengan dukungan tersebut, Partai Demokrat saat ini menjadi pendukung utama Akhyar. Sebab belum ada partai lainnya yang berkoalisi untuk memenuhi syarat dukungan partai bagi Akhyar agar dapat mengikuti kontestasi.
Menurut pengamat politik yang juga merupakan akademisi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU), Faisal Riza, mengatakan, dukungan tersebut membuka informasi ke publik bahwa internal Partai Demokrat ditengarai memiliki masalah. (BACA JUGA: Demokrat Minta Pemerintah Jalankan Kebijakan Pro Growth, Pro Poor, Pro Job)
"Dalam hal partai, seperti tidak mencalonkan kadernya sendiri, itu disebabkan perkaderan macet dan partai mengambil jalan shortcut dalam kontestasi ini," kata Riza saat diwawancarai, Selasa (16/6) malam.
Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang beredar, terdapat petinggi Partai Demokrat baik di tingkat Medan maupun Sumut yang mengetahui kabar dukungan untuk Akhyar melalui pemberitaan di media, bukan dari partai secara resmi.
Kabar tersebut menjadi kejutan bagi banyak pihak, sebab Akhyar bukan kader Partai Demokrat. Dengan dukungan tersebut, Partai Demokrat saat ini menjadi pendukung utama Akhyar. Sebab belum ada partai lainnya yang berkoalisi untuk memenuhi syarat dukungan partai bagi Akhyar agar dapat mengikuti kontestasi.
Menurut pengamat politik yang juga merupakan akademisi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU), Faisal Riza, mengatakan, dukungan tersebut membuka informasi ke publik bahwa internal Partai Demokrat ditengarai memiliki masalah. (BACA JUGA: Demokrat Minta Pemerintah Jalankan Kebijakan Pro Growth, Pro Poor, Pro Job)
"Dalam hal partai, seperti tidak mencalonkan kadernya sendiri, itu disebabkan perkaderan macet dan partai mengambil jalan shortcut dalam kontestasi ini," kata Riza saat diwawancarai, Selasa (16/6) malam.
Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang beredar, terdapat petinggi Partai Demokrat baik di tingkat Medan maupun Sumut yang mengetahui kabar dukungan untuk Akhyar melalui pemberitaan di media, bukan dari partai secara resmi.
Lihat Juga :