Jaringan Narkoba Kampung Ambon Gunakan Kode untuk Kelabui Polisi
Selasa, 22 Maret 2022 - 16:19 WIB
loading...
Jaringan narkoba yang beredar di Kompleks Permata Kedaung Kali Angke atau yang dikenal sebagai Kampung Ambon memiliki kode atau cara tertentu untuk mengelabui polisi. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Jaringan narkoba yang beredar di Kompleks Permata Kedaung Kali Angke atau yang dikenal sebagai Kampung Ambon memiliki kode atau cara tertentu untuk mengelabui polisi. Masyarakat Kampung Ambon yang terjaring narkoba menggunakan kode saat berkomunikasi via WhatsApp .
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, masyarakat Kampung Ambon yang terjaring narkoba melakukan transaksi serta mengatur kode keamanan dalam WhatsApp menghindari jeratan dari pihak kepolisian. Baca juga: Polisi Sebut Bandar Narkoba di Kampung Bahari Punya Kode Khusus
"Di Kampung Ambon juga mereka pakai kode. Kemarin, salah satu pelaku, kami dapatkan telah melakukan komunikasi melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp," ujar Ardhie saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (22/3/2022).
Menurut Ardhie, ada beberapa kode yang mudah dimengerti masyarakat serta ada juga kode yang dimodifikasi. Hal tersebut mereka lakukan guna meminimalisir pergerakan mereka di permukaan.
"Mereka itu berpesan 'awas ada polisi' atau 'awas ada pergerakan'," ucap Ardhie.
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, masyarakat Kampung Ambon yang terjaring narkoba melakukan transaksi serta mengatur kode keamanan dalam WhatsApp menghindari jeratan dari pihak kepolisian. Baca juga: Polisi Sebut Bandar Narkoba di Kampung Bahari Punya Kode Khusus
"Di Kampung Ambon juga mereka pakai kode. Kemarin, salah satu pelaku, kami dapatkan telah melakukan komunikasi melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp," ujar Ardhie saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (22/3/2022).
Menurut Ardhie, ada beberapa kode yang mudah dimengerti masyarakat serta ada juga kode yang dimodifikasi. Hal tersebut mereka lakukan guna meminimalisir pergerakan mereka di permukaan.
"Mereka itu berpesan 'awas ada polisi' atau 'awas ada pergerakan'," ucap Ardhie.
Lihat Juga :