Pabrik Garmen Lapas Makassar Produksi 2.000 Baju WBP

Jum'at, 11 Maret 2022 - 21:03 WIB
loading...
Pabrik Garmen Lapas...
Pabrik Germen Lapas Makassar sudah memproduksi 2000 baju untuk Warga Binaan Pemasyarakatan. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Pabrik Garmen Lapas Makassar saat ini sudah memproduksi sekitar 2.000 baju Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang dipesan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar Hernowo mengatakan, UPT Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan yang warga binaannya memesan baju kaos yakni Rutan Pinrang, Lapas Takalar, Lapas Bukukumba, Rutan Pangkep, Rutan Watansoppeng, Lapas Narkotika Sungguminasa, dan Rutan Malino.

Baca Juga: Cegah Demam Berdarah, Lapas Makassar Lakukan Fogging

Hernowo melanjutkan, pabrik germen di Lapas Makassar mempekerjakan 80 Orang WBP yang sebelumnya telah diseleksi. "Mereka dilatih menjahit dulu dan kemudian di asesmen oleh tim seleksi Lapas Makassar," Kata Kalapas Hernowo, Jumat, (11/03/2022).

Menurut Hernowo, pabrik garmen ini telah beroperasi selama dua tahun dan terus mengalami peningkatan pesanan jahitan baju dari berbagai daerah.

"Selain baju WBP, pabrik garmen Lapas Makassar juga telah memproduksi Pakaian APD (Alat Pelindung Diri) Tenaga medis, baju casual wanita, seragam sekolah, almamater dari Kampus UNM, Unibos, UMI, dan Stikes Megarezki, Jaket, dan Kaos Partai," ungkap Hernowo.

Hernowo juga mengatakan bahwa baju yang sudah diproduksi oleh WBP Lapas Makassar juga telah dijual secara online dan di beberapa butik di Makassar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berbasis Kearifan Lokal,...
Berbasis Kearifan Lokal, Sistem Pembinaan di Lapas Bali Dipuji Dunia
Program Ramadan NLP...
Program Ramadan NLP Institute Indonesia Dapat Sambutan Positif Pimpinan LPKA
Warga Binaan Rutan Cipinang...
Warga Binaan Rutan Cipinang Ditemukan Tewas Tergantung, Begini Kronologinya
130 Tahanan Risiko Tinggi...
130 Tahanan Risiko Tinggi Kembali Dipindahkan ke Nusakambangan
Lapas Sibolga Dibuka...
Lapas Sibolga Dibuka Kembali, Tangis Keluarga Pecah pada Kunjungan Perdana
Bangkitkan Kemandirian,...
Bangkitkan Kemandirian, Vokasi–DPIS UI Bekali Warga Binaan Perempuan Keahlian Kreatif
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas...
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas Perkuat Perlindungan JKN bagi Warga Binaan
44 Warga Binaan Terima...
44 Warga Binaan Terima Remisi Khusus Imlek 2026
Dari Balik Lapas, Zul...
Dari Balik Lapas, Zul Zivilia dan Putri Ajeng 7Icons Luncurkan Lagu Sabar-Sabar Ade
Rekomendasi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Infografis
2.000 Mantan Tentara...
2.000 Mantan Tentara Afghan Tidak Dapat Suaka ke Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved