Suplai Air Bersih di Malili Terhenti, PDAM Terjunkan Mobil Tangki
Jum'at, 11 Maret 2022 - 20:04 WIB
loading...
Petugas PDAM Luwu Timur mendistribusikan air bersih kepada warga usai suplai air bersih terhenti akibat longsor di Sungai Lawape. Foto: SINDOnews/Fitra Budin
A
A
A
LUWU TIMUR - Suplai air bersih untuk beberapa desa di Kecamatan Malili terhenti, Jumat (11/3/2022). Longsor di Sungai Lawape 1 dan 2 adalah penyebabnya.
Atas kondisi ini, PDAM Luwu Timur pun menerjunkan satu unit mobil tangki untuk menyalurkan air bersih kepada warga. Mobil ini akan beroperasi sampai suplai air bersih normal kembali.
Baca juga:Distribusi Air Bersih di Lutim Dihentikan Sementara, Ini Sebabnya
Staf Khusus Direktur Bidang Teknik PDAM Luwu Timur , Makmur meminta maaf kepada pelanggan, sebab untuk saat ini suplai air bersih harus disetop sementara.
"Meski hanya satu mobil yang kami kerahkan untuk menyalurkan air bersih, kami berharap bisa sedikit membantu," kata dia, Jumat (11/3/2022).
"Becana alam yang terjadi di Sungai Lawape 1 dan 2 kami tidak pernah prediksi, karena itu murni bencana alam. Namun kami sangat meminta maaf atas kejadian ini dan kami berupaya secepatnya membereskan persoalan material longsor di Sungai Lawape 1 dan 2, agar air kembali dialirkan ke rumah warga," tambah Makmur.
Baca juga:Budiman Kecewa 10 Karyawan PDAM Waemami Tak Ikuti Asesmen Pejabat
Makmur melanjutkan, pihaknya juga telah mendapat 20 tenaga kerja yang siap membersihkan material longsor yang berada di titik yang bermasalah.
"Besok kami sudah turunkan 20 tenaga kerja yang kami dapat hari ini, jadi masyarakat kami mohon bersabar hingga pembersihan material longsor terselesaikan," kata dia.
Baca juga:Bupati Luwu Timur Harap Kinerja PDAM Makin Baik di Tangan Direktur Baru
Sebelumnya diberitakan, distribusi air bersih dari PDAM Luwu Timur terhenti karena sumber air bersih di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, terkena longsor akibat hujan deras.
Material longsor mengakibatkan penampungan air di Sungai Lawape tertutup, sehingga mengakibatkan air menjadi keruh.
Atas kondisi ini, PDAM Luwu Timur pun menerjunkan satu unit mobil tangki untuk menyalurkan air bersih kepada warga. Mobil ini akan beroperasi sampai suplai air bersih normal kembali.
Baca juga:Distribusi Air Bersih di Lutim Dihentikan Sementara, Ini Sebabnya
Staf Khusus Direktur Bidang Teknik PDAM Luwu Timur , Makmur meminta maaf kepada pelanggan, sebab untuk saat ini suplai air bersih harus disetop sementara.
"Meski hanya satu mobil yang kami kerahkan untuk menyalurkan air bersih, kami berharap bisa sedikit membantu," kata dia, Jumat (11/3/2022).
"Becana alam yang terjadi di Sungai Lawape 1 dan 2 kami tidak pernah prediksi, karena itu murni bencana alam. Namun kami sangat meminta maaf atas kejadian ini dan kami berupaya secepatnya membereskan persoalan material longsor di Sungai Lawape 1 dan 2, agar air kembali dialirkan ke rumah warga," tambah Makmur.
Baca juga:Budiman Kecewa 10 Karyawan PDAM Waemami Tak Ikuti Asesmen Pejabat
Makmur melanjutkan, pihaknya juga telah mendapat 20 tenaga kerja yang siap membersihkan material longsor yang berada di titik yang bermasalah.
"Besok kami sudah turunkan 20 tenaga kerja yang kami dapat hari ini, jadi masyarakat kami mohon bersabar hingga pembersihan material longsor terselesaikan," kata dia.
Baca juga:Bupati Luwu Timur Harap Kinerja PDAM Makin Baik di Tangan Direktur Baru
Sebelumnya diberitakan, distribusi air bersih dari PDAM Luwu Timur terhenti karena sumber air bersih di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, terkena longsor akibat hujan deras.
Material longsor mengakibatkan penampungan air di Sungai Lawape tertutup, sehingga mengakibatkan air menjadi keruh.
(luq)
Lihat Juga :