LMA II Saireri dan Masyarakat Adat Biak Numfor Papua Deklarasi Dukung Otsus dan DOB

Kamis, 10 Maret 2022 - 19:07 WIB
loading...
LMA II Saireri dan Masyarakat...
Masyarakat wilayah adat Saireri Biak Numfor saat menggelar deklarasi mendukung keberlanjutan implementasi Otsus dan daerah otonomi baru (DOB). Foto/Ist
A A A
BIAK NUMFOR - Lembaga Masyarakat Adat (LMA) wilayah II Saireri bersama masyarakat adat Biak Numfor menggelar deklarasi dukungan terhadap keberlanjutan implementasi UU Otsus Nomor 02 Tahun 2021 dan daerah otonomi baru (DOB). Deklarasi di gelar di Segara Indah Bosnik Biak, Papua, Rabu (9/3/2022)

Ketua LMA Wilayah II Saireri David Rumansara Saireri menyatakan, deklarasi sangat penting demi membangun dan mendukung segala kebijakan pemerintah dalam hal ini untuk menyiapkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua.

Baca juga: Dukung Pembangunan Bandara Antariksa di Papua, Pemda Numfor Ajukan 4 Prasyarat

"Untuk melakukan suatu pertemuan adat secara akbar yang kami undang hadir di sini yakni Kankain Karkara Biak (KKB) atau Lembaga Adat yang ada di Pulau Biak, Supiori, Numfor, dan juga suku paguyuban Nusantara yang ada Biak," tutur David dalam keterangannya, Kamis (10/3/2022).

David menambahkan, kegiatan ini untuk menyampaikan dan mendengarkan secara langsung aspirasi dari tokoh adat atas hal-hal yang perlu dibangun ke depannya dalam otonomi khusus ini.

"Jadi ini adalah aspirasi yang sudah dinyatakan secara seksama. Sehingga mendorong kami untuk melakukan gelar deklarasi," ungkapnya.

Sementara itu, JK Mandibodibo selaku Ketua Kankain Karkara Biak mengatakan bahwa masyarakat Kankain Karkara Biak mendukung Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua. Terutama di wilayah Saireri, karena sangat membantu warga dalam memperlancar pembangunan serta mempercepat sistem ekonomi bagi masyarakat.

"Sedangkan untuk Otsus Jilid II kami segenap tokoh adat Wilayah Saireri mendukung penuh kelanjutan Otonomi Khusus berdasarkan UUD yang sudah diterapkan oleh Pemerintah."

Baca juga: Indonesia Akan Bangun Pusat Peluncuran Roket, Morotai dan Biak Jadi Pilihan Lokasi

"Dengan harapan agar yang diutamakan adalah kesejahteraan masyarakat Papua. Serta kami berharap dengan Otonomi Khusus tetap dilanjutkan akan mempercepat daerah otonomi baru atau DOB di wilayah adat Saireri," ujarnya.

Kegiatan Deklarasi ini dilaksanakan untuk menyatukan pendapat masyarakat TABI dan secara Umum masyarakat Papua dalam mendukung implementasi Undang- undang Otsus Nomor: 2 tahun 2021. Selain itu mendukung Pemekaran DOB di Provinsi Papua, serta mendukung pemerintah dalam penyelesaian permasalahan secara bermartabat demi terciptanya kedamaian di tanah Papua.

Isi deklarasi masyarakat wilayah adat Saireri, Biak Numfor di antaranya:

1. Kami seluruh masyarakat wilayah adat Saireri mendukung upaya segala penyelesaian konflik di Papua secara bermartabat demi tercapainya Papua yang Damai.

2. Kami masyarakat wilayah adat Saireri bertekad, mendorong penyelesaian masalah Papua secara rekonsiliasi dan restitusi menuju Papua yang aman.

3. Kami masyarakat wilayah adat Saireri mendukung implementasi UU Otsus Nomor: 02 Tahun 2021 dan rencana pemekaran DOB menuju Papua damai, aman dan sejahtera.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
13 Potongan Tubuh Ditemukan...
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
Ledakan Bom Diduga Sisa...
Ledakan Bom Diduga Sisa Perang Dunia II Guncang Biak Numfor, 5 Orang Tewas
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Baleg DPR Genjot Pembahasan...
Baleg DPR Genjot Pembahasan 4 RUU, Termasuk Satu Data Indonesia dan Masyarakat Adat
Rekomendasi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Berita Terkini
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved