alexametrics

Rusak parah, jalur Pantura di Pati ditutup

loading...
Rusak parah, jalur Pantura di Pati ditutup
Ilustrasi (Dok.Sindophoto)
A+ A-
Sindonews.com - Ruas jalur Pantura mulai sepanjang Jalan Kyai Pupus menuju Jalan Syech Jangkung, Desa Gajahmati, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, ditutup untuk sementara.

Sebab kondisi jalur lalu lintas khusus angkutan berat penghubung Surabaya-Jakarta tersebut rusak parah. Selain terlihat bergelombang, kerusakan tersebut berupa adanya lubang menganga besar di badan jalan hingga ratusan meter.

Kepala Balai Pelaksana Teknik (BPT) Bina Marga Wilayah Pati, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Noor Mustakim mengatakan, penutupan jalan tersebut sudah berjalan sepekan terakhir. Langkah tersebut ditempuh agar kerusakan jalan di jalur tersebut tidak semakin parah.



Karena jalan ditutup, maka untuk sementara waktu arus lalulintas angkutan berat di sepanjang jalur tersebut terpaksa dialihkan. Jika semula melewati Jalan Kyai Pupus-Syech Jangkung, maka kini kendaraan berat berupa truk tronton dan bus-bus besar dialihkan ke Jalan Panunggulan-Jalan Syech Jangkung.

“Kalau kendaraan berat dibiarkan tetap melintas, maka kerusakannya bisa tambah parah. Untuk sementara badan jalan yang rusak kita tutup dengan batu belah dan kricak,” kata Mustakim, di Pati, Jumat (18/1/2013).

Proses perbaikan ruas jalan yang rusak tersebut, kata Mustakim sudah dianggarkan tahun 2013 ini. Namun saat ini, masih masih menunggu proses lelang yang berlangsung hingga Februari. Dia memperkirakan, proses perbaikan bisa dikerjakan awal Maret 2013. Itupun dengan catatan tidak ada lelang ulang.

“Kalau ada lelang ulang, maka proses perbaikannya bisa molor,” jelasnya.

Seorang sopir truk tronton bernopol L 9775 US, Kasmudi, mengaku tidak mempermasalahkan penutupan sepanjang Jalan Kyai Pupus menuju Jalan Syech Jangkung. Sebab langkah tersebut tidak begitu menganggu kelancaran arus lalu lintas kendaraan berat dari arah Surabaya-Jakarta maupun sebaliknya.

“Tapi harapan kita, proses perbaikannya bisa berjalan cepat. sebab biasanya kita memang lewat di jalan itu,” harapnya.
(rsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak