Perjuangan Bupati Hendra Lesmana dalam Membangun Lamandau di Tengah Covid-19

Rabu, 09 Maret 2022 - 11:42 WIB
loading...
Perjuangan Bupati Hendra...
Bupati Lamandau Hendra Lesmana terus membangun Kabupaten Lamandau, Rabu (9/3/2022).
A A A
NANGA BULIK - Pembangunan daerah saat pandemi Covid-19 memiliki segudang tantangan, terlebih bagi daerah yang masih tergolong baru seperti halnya Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

Jumlah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang masih relatif rendah, namun pembangunan infrastruktur sebagai kebutuhan dasar masyarakat sulit untuk ditunda-tunda. Hal itu seperti yang dirasakan Bupati Lamandau Hendra Lesmana.

"Tidak mudah tantangan kita membangun daerah di masa pandemi Covid-19 ini. Selama dua tahun bahkan memasuki tahun ketiga masa pandemi ini penyesuaian-penyesuaian seperti dalam bentuk refocusing anggaran tidak bisa kita hindari. Alhasil kita yang APBD-nya masih rendah bahkan belum menyentuh Rp1 ttriliun ini kan harus berfikir dan berjuang keras untuk mencari solusi," kata Hendra Lesmana, mengawali perbincangan, Rabu (9/3/2022).

Meski dalam situasi pandemi Covid-19, Pemkab Lamandau tidak bisa menghindari tingginya ekspektasi masyarakat perihal pembangunan di berbagai sektor terutama infrastruktur, disisi lain anggaran yang tersedia sangat terbatas.

Hendra juga bercerita tentang perjuangan mendapatkan anggaran dari pusat yang kini menjadi sumber pembiayaan pekerjaan rekontruksi jembatan Sei Liku Desa Bunut-Sungai Mentawa dan Sei Guci Desa Guci, Kecamatan Bulik.

"Perjuangan untuk kita dapat anggaran dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk dua jembatan ini (Sei Liku dan Sei Guci) berawal dari tahun 2019 lalu. Kita ajukan proposal untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, karena saat itu kita dilanda bencana banjir besar. Kita berlomba-lomba dengan daerah-daerah lain se indonesia untuk dapat alokasi dana hibah dari BNPB itu,” tuturnya.

Selain mengikuti berbagai prosedur, untuk mendapatkan bantuan dana hibah BNPB itu, Hendra juga sampai menjalin komunikasi langsung dengan Kepala BNPB saat itu yakni Doni Monardo. Kebetulan, Hendra telah mengenal Doni Monardo sejak masih menjabat Danjen Kopassus.

Segala upaya dimaksimalkan Hendra Lesmana dengan terus menyampaikan bahwa Lamandau betul-betul membutuhkan anggaran rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana itu, mengingat keterbatasan anggaran daerah.

"Kita juga tunjukkan bukti-bukti sambil meyakinkan bahwa anggaran tersebut akan digunakan sebagaimana mestinya. Alhamdulillah, singkat cerita kesungguhan dan upaya itu terjawab di tahun 2020, di mana Lamandau menjadi bagian dari 37 daerah yang mendapat dana hibah dari BNPB itu," jelasnya.

Dari anggaran rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana BNPB dengan total anggaran Rp498 miliar, Kabupaten Lamandau mendapat alokasi sebesar kurang lebih Rp18 miliar. Transfer dana hibah dari Kementerian Keuangan baru dapat terealisasi pada 2021 mengingat situasi pandemi Covid-19 yang terjadi, sehingga realisasi anggaran untuk pembiayaaan rekontruksiksi Jembatan Sei Liku dan Sei Guci baru bisa dilaksanakan 2022 ini.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Edison Dewel, mengatakan bahwa alokasi untuk pembangunan atau rekontruksi jembatan Sei Liku, Kecamatan Bulik, menelan anggaran sebesar Rp10.438.488.000,- dengan pelaksana pekerjaan CV. Widya Karya. Sedangakan untuk pekerjaan rekontruksi Sei Guci dialokasikan anggaran sebesar Rp7.945.302.000 dengan perusahaan pemenang lelang, yakni CV. Saka Duta Persada. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Terseret Dugaan Korupsi...
Terseret Dugaan Korupsi APBD, Mantan Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Dari Konsumen ke Produsen,...
Dari Konsumen ke Produsen, RI Didorong Kuasai Teknologi Kebencanaan
Rekomendasi
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Berita Terkini
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved