Pertamina Bekali Warga Kemampuan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran
Selasa, 08 Maret 2022 - 17:39 WIB
loading...
PT Pertamina Regional Sulawesi menggelar Pelatihan dan Simulasi Bencana Kebakaran di Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Selasa (8/3/2022). Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar Pelatihan dan Simulasi Bencana Kebakaran di Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Selasa (8/3/2022).
Kegiatan tersebut digelar rutin setiap tahun sejak 2017 lalu. Tujuannya mengasah kemampuan kader Safetyman dalam menanggulangi bencana kebakaran. Safetyman merupakan warga yang telah diberikan edukasi terkait bencana kebakaran, mulai dari aspek safety, pencegahan hingga penanganannya.
Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina Picu Kenaikan Harga BBM dan LPG
Di Kota Makassar, ada sebanyak 30 orang Safetyman. Masing-masing 15 orang berasal dari dua kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah yang telah didaulat menjadi Kampung Safety, program Corporate Social Responcibility (CSR) Pertamina.
Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Taufiq Kurniawan mengungkapkan, Kampung Safety terletak di buffer zone Instalasi Terminal BBM Pertamina, yaitu Kelurahan Pattingalloang dan Tamalabba.
"Warga dari kelurahan setiap tahun secara periodik terus diasah ingatannya. Fungsinya sebagai personel yang siaga jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat bencana kebakaran. Mereka personel yang siaga menerapkan prosedur dan tata kelola koordinasi untuk penanganan kegiatan darurat," jelas Taufiq.
Baca juga: Harga BBM di Tengah Perang Rusia-Ukraina
Kegiatan Pelatihan dan Simulasi diawali dengan pembekalan pengetahuan terkait bencana kebakaran yang berlangsung di Kantor Kelurahan Pattingalloang. Dilanjutkan dengan simulasi penanganan potensi kebakaran akibat dari bocornya tabung gas.
Simulasi ditutup dengan penanganan bencana kebakaran di tempat umum. Mulai dari membantu korban yang mengalami luka, hingga koordinasi dalam pemadaman api dengan setiap personel.
"Jadi hari ini kita latihan, mulai dari penanganan api kecil, korban yang luka, hingga simulasi kebakaran di tempat keramaian. Harapannya seluruh tim yang terkait, Damkar dan Safteyman bisa melakukan kegiatan yang sudah dilakukan hari ini jika terjadi bencana," pungkas Taufiq.
Baca juga: Harga Minyak Meroket, Pengamat: Naikkan BBM secara Selektif, Tapi Jangan Pertalite
Ketua Safetyman Kelurahan Pattingalloang, Haris Hafid mengaku, sejak menjadi anggota Safetyman pada tahun 2017 lalu, telah banyak potensi bencana kebakaran yang berhasil ditangani. Terlebih, Kecamatan Ujung Tanah merupakan wilayah padat penduduk sehingga risiko terjadinya kebakaran lebih besar.
"Manfaat banyak sekali dari Pelatihan dan Simulasi. Sejak 2017, sudah banyak kita dapati di masyarakat, kita lakukan pemadaman sedini mungkin. Sudah beberapa kali terjadi mengingat di lorong ini padat penduduk," pungkas Haris.
Kegiatan tersebut digelar rutin setiap tahun sejak 2017 lalu. Tujuannya mengasah kemampuan kader Safetyman dalam menanggulangi bencana kebakaran. Safetyman merupakan warga yang telah diberikan edukasi terkait bencana kebakaran, mulai dari aspek safety, pencegahan hingga penanganannya.
Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina Picu Kenaikan Harga BBM dan LPG
Di Kota Makassar, ada sebanyak 30 orang Safetyman. Masing-masing 15 orang berasal dari dua kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah yang telah didaulat menjadi Kampung Safety, program Corporate Social Responcibility (CSR) Pertamina.
Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Taufiq Kurniawan mengungkapkan, Kampung Safety terletak di buffer zone Instalasi Terminal BBM Pertamina, yaitu Kelurahan Pattingalloang dan Tamalabba.
"Warga dari kelurahan setiap tahun secara periodik terus diasah ingatannya. Fungsinya sebagai personel yang siaga jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat bencana kebakaran. Mereka personel yang siaga menerapkan prosedur dan tata kelola koordinasi untuk penanganan kegiatan darurat," jelas Taufiq.
Baca juga: Harga BBM di Tengah Perang Rusia-Ukraina
Kegiatan Pelatihan dan Simulasi diawali dengan pembekalan pengetahuan terkait bencana kebakaran yang berlangsung di Kantor Kelurahan Pattingalloang. Dilanjutkan dengan simulasi penanganan potensi kebakaran akibat dari bocornya tabung gas.
Simulasi ditutup dengan penanganan bencana kebakaran di tempat umum. Mulai dari membantu korban yang mengalami luka, hingga koordinasi dalam pemadaman api dengan setiap personel.
"Jadi hari ini kita latihan, mulai dari penanganan api kecil, korban yang luka, hingga simulasi kebakaran di tempat keramaian. Harapannya seluruh tim yang terkait, Damkar dan Safteyman bisa melakukan kegiatan yang sudah dilakukan hari ini jika terjadi bencana," pungkas Taufiq.
Baca juga: Harga Minyak Meroket, Pengamat: Naikkan BBM secara Selektif, Tapi Jangan Pertalite
Ketua Safetyman Kelurahan Pattingalloang, Haris Hafid mengaku, sejak menjadi anggota Safetyman pada tahun 2017 lalu, telah banyak potensi bencana kebakaran yang berhasil ditangani. Terlebih, Kecamatan Ujung Tanah merupakan wilayah padat penduduk sehingga risiko terjadinya kebakaran lebih besar.
"Manfaat banyak sekali dari Pelatihan dan Simulasi. Sejak 2017, sudah banyak kita dapati di masyarakat, kita lakukan pemadaman sedini mungkin. Sudah beberapa kali terjadi mengingat di lorong ini padat penduduk," pungkas Haris.
(luq)
Lihat Juga :