alexametrics

2 Nelayan hilang akhirnya ditemukan tak bernyawa

loading...
2 Nelayan hilang akhirnya ditemukan tak bernyawa
Ilustrasi (istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Dua nelayan yang yang tenggelam saat menjaring ikan di Dermaga Sabanga, Desa Bontobahari, Kecamatan Bontoa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa 8 Januari 2013 lalu akhirnya ditemukan tim Search and Rescue (SAR).

Seorang korban tenggelam Yusuf ditemukan di muara sungai Marana, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Lau, yang berjarak hampir dua kilometer dari lokasi tenggelamnya korban sekira pukul 10.09 Wita.

Sementara korban lain, Zainul (29) ditemukan tidak jauh dari lokasi Dermaga Sabanga, Rabu sore, pukul 17.00 Wita. Jenazah keduanya ditemukan dalam kondisi terapung di atas permukaan laut setelah beberapa hari terombang ambing arus ombak setinggi dua meter.



Diketahui, kedua korban merupakan satu kerabat keluarga. Isak tangis keluargapun pecah saat mayat Zainun dibawa ke rumah duka, di Parasangan Beru, Desa Pajjukukang, Kecamatan Bontoa. Pasalnya kondisi jenazah sudah menghitam akibat tenggelam dan terapung selama dua hari.

Menurut korban lain yang berhasil selamat, Nasrullah, ombak berkali-kali menghantam perahunya hingga dan kedua temannya terjatuh dan tenggelam.

"Karena ombak, kami bertiga jatuh dan tenggelam saat hendak melempar jaring ikan dari atas perahu sekira 100 meter dari bibir pantai," jelas Nasrullah di rumah duka Zainul, di Parasangan Beru, Maros, Kamis (10/1/2013).

Menurut Nasrullah, dia berhasil menggapai perahu. Sedangkan Zainul dan Yusuf tak bisa menggapai perahu karena hempasan ombak yang cukup tinggi.

Mereka bertiga memilih menjaring ikan di lokasi itu karena dianggap banyak ikan bandeng milik warga yang lepas. Pasalnya sehari sebelum kejadian, warga sekitar dermaga ramai-ramai memasang jaring untuk menangkap ikan.

"Akibat banjir yang terjadi sejak Sabtu hingga Selasa lalu, kami memilih menjaring ikan disekitar dermaga. Karena memang banyak ikan yang kami dapat. Kegiatan itu setiap hari kami lakukan, namun tidak disangka hal ini bisa terjadi," sesal Nasullah.
(rsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak