Sejarah Masjid Cut Meutia, Bangunan Bekas Kantor Real Estate Hindia Belanda
Kamis, 03 Maret 2022 - 08:21 WIB
loading...
Masjid Cut Meutia di Jalan Taman Cut Meutia, Kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Foto/MPI/Faisal Rahman
A
A
A
JAKARTA - Di Jalan Taman Cut Meutia, Kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, ada sebuah bangunan klasik peninggalan kolonial Belanda. Arsitekturnya khas kantor-kantor dari era saat Jakarta masih bernama Batavia.
Seperti dikutip dari buku Maria Van Engels karya Alwi Shahab, gedung de Boewploeg yang merupakan cikal bakal bangunan masjid Cut Meutia berada di sebuah komplek kenamaan di Batavia, Jakarta Tempio dulu. Dahulu, diseberang bangunan ini terdapat sebuah monumen dibangun mengenang keberhasilan Jenderal Van Heutz dalam menaklukkan Aceh.
Bagi yang melihat sekilas, tidak akan percaya bahwa bangunan tersebut adalah sebuah masjid, yaituMasjid Cut Meutia. Jika dilihat sekilas, bangunan masjid ini tidak nampak seperti tempat ibadah pada umumnya. Baca juga: Asal Usul Harmoni, Tempat Pesta Kaum Sosialita dan Bangsawan Belanda
Tanpa kubah dan menara, Masjid Cut Meutia lebih mirip kantor dengan gaya arsitektural kolonial Belanda. Masjid Cut Meutia berlantai tiga ini diwariskan dari masa penjajahan. dulunya Masjid Cut Meutia adalah kantor N.V de Bouwploeg atau kantor perusahaan real estate pertama di Hindia Belanda.
![Sejarah Masjid Cut Meutia, Bangunan Bekas Kantor Real Estate Hindia Belanda]()
Masjid Cut Meutia. Foto/MPI/Faisal Rahman
Pendirinya adalah Pieter Adriaan Jacobus Moojen, yang juga membangun wilayah Gondangdia. Lantai dua bangunan itu digunakan sebagai kantor Jenderal van Heuis. Baca juga: Gagalnya Sunan Gunung Jati Mengislamkan Prabu Siliwangi dan Asal Usul Penduduk Baduy Dalam
Seperti dikutip dari buku Maria Van Engels karya Alwi Shahab, gedung de Boewploeg yang merupakan cikal bakal bangunan masjid Cut Meutia berada di sebuah komplek kenamaan di Batavia, Jakarta Tempio dulu. Dahulu, diseberang bangunan ini terdapat sebuah monumen dibangun mengenang keberhasilan Jenderal Van Heutz dalam menaklukkan Aceh.
Bagi yang melihat sekilas, tidak akan percaya bahwa bangunan tersebut adalah sebuah masjid, yaituMasjid Cut Meutia. Jika dilihat sekilas, bangunan masjid ini tidak nampak seperti tempat ibadah pada umumnya. Baca juga: Asal Usul Harmoni, Tempat Pesta Kaum Sosialita dan Bangsawan Belanda
Tanpa kubah dan menara, Masjid Cut Meutia lebih mirip kantor dengan gaya arsitektural kolonial Belanda. Masjid Cut Meutia berlantai tiga ini diwariskan dari masa penjajahan. dulunya Masjid Cut Meutia adalah kantor N.V de Bouwploeg atau kantor perusahaan real estate pertama di Hindia Belanda.

Masjid Cut Meutia. Foto/MPI/Faisal Rahman
Pendirinya adalah Pieter Adriaan Jacobus Moojen, yang juga membangun wilayah Gondangdia. Lantai dua bangunan itu digunakan sebagai kantor Jenderal van Heuis. Baca juga: Gagalnya Sunan Gunung Jati Mengislamkan Prabu Siliwangi dan Asal Usul Penduduk Baduy Dalam
Lihat Juga :