Satpol PP Bubarkan Nobar Sepak Bola di Pasar Segar Depok

Rabu, 02 Maret 2022 - 16:25 WIB
loading...
Satpol PP Bubarkan Nobar...
Satpol PP Kota Depok membubarkan acara nonton bareng pertandingan sepak bola di Pasar Segar Sukmajaya. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
DEPOK - Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Kota Depok membubarkan acara nonton bareng pertandingan sepak bola di Pasar Segar Sukmajaya, Jalan Raya Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya. Pasalnya, acara tersebut melanggar aturan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Tidak lama berselang acara mendapat kabar ada nobar tim gabungan Satpol PP garuda dan patroli wilayah termasuk anggota Polri dan TNI berjumlah 30 orang langsung membubarkan acara sekitar pukul 21.00 WIB,” kata Kasat Pol PP Kota Depok Linda Ratnanurdianny, Rabu (2/3/2022). Baca juga: Langgar Prokes, 43 Perkantoran di Jaksel Diberi Sanksi Teguran

Informasi yang didapat, nobar semalam dihadiri sekitar seribu orang. Ditegaskan Linda, hal itu melanggar aturan karena menyebabkan kerumunan. Selain itu juga penonton banyak yang tidak memakai masker.

“Dengan jumlah peserta yang ada tersebut jelas-jelas sudah menyalahi aturan kerumunan dan ada juga yang tidak menerapkan protokol kesehatan yaitu banyak tidak bermasker, dan pelaksanaan acara juga tidak ada pemberian informasi ke Satgas Gugus Covid-19 maupun Polri juga sama tidak ada pemberitahuan tentang pengadaan acara ini,” tuturnya.



Satpol PP berkoordinasi dengan Polres Metro Depok untuk mengamankan pihak panitia penyelenggara untuk dimintai keterangan.

“Dalam pengadaan acara tersebut menggunakan sistem tiket. Untuk itu terkait pelanggaran kerumunan dan Prokes pihak panitia dibawa untuk dimintai keterangan di Polres Metro Depok,” tukasnya.

Panitia melanggar Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 60 Tahun 2020 dan Imendagri. Baca juga: Langgar Prokes, Pengunjung dan Pedagang Pasar Jaya Elang Dihukum

“Kita mengimbau Depok masih di PPKM Level 3 diharapkan dapat bersabar dan menahan diri dalam beraktivitas. Tetap harus jaga protokol kesehatan, bermasker, dan hindari kerumunan karena virus Omicron penularan lebih cepat ketimbang varian Delta. Sama-sama kesehatan diri sendiri dan masyarakat pada umumnya,” terangnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
MilkLife Soccer Challenge...
MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 Lahirkan Juara Baru
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Rekomendasi
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Berita Terkini
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved