alexametrics

Siswa SMP tewas tenggelam

loading...
Siswa SMP tewas tenggelam
Ilustrasi (Ist)
A+ A-
Sindonews.com - Rudiyanto (130, siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Arasoe Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas tenggelam di area penampungan air pabrik gula Arasoe, sekira pukul 15.00, WITA. Korban bersama dengan beberapa rekan sebayanya ini sedang asyik mandi-mandi saat turun hujan dan intensitas volume penampungan air naik setinggi 4 meter.

Menurut warga setempat, Nurtang menjelaskan, di kawasan tersebut banyaknya tempat penampungan air pabrik gula arasoe yang terbuka di area perkebunan tebu. Namun, tanpa diketahui, beberapa anak kompleks bangsal pabrik gula memanfaatkan hujan turun dengan mandi di area penampungan air tersebut.

Korban yang meninggal itu diduga tidak tahu berenang sehingga teman sebayanya yang mencoba melakukan pertolongan tidak bisa menyelamatkannya dengan posisi kaki korban menghadap keatas.



"Saat anak-anak melihat korban tidak bernyawa lagi, mereka berteriak melaporkan ke warga," kata Nurtang, di Bone, Sulsel, Selasa (25/12/2012).

Warga menuturkan bahwa, orang tua korban bernama Madjid yang juga seorang penebang tebu tersebut kerap mandi di area penampungan pabrik gula. Tak heran, Pengelola pabrik gula arasoe yang tidak memberikan tanda-tanda larangan terhadap galian penampungan air yang tak jauh dari rumah penduduk.

"Kami juga resah, banyak galian di area perkebunan, tapi tidak ada tanda-tanda larangan yang dipasang. Kami khawatir karena banyak anak-anak disekitar disini," ungkapnya.

Kapolsek Cina, AKP Amran, menjelaskan, peristiwa tewasnya bocah SMPN 1 Arasoe yang duduk dibangku kelas II ini murni kecelakaan. Beberapa temannya yang ikut mandi disungai yang diperiksa kalau korban tidak tahu berenang.

"Ini murni kecelakaan, saya masih di TKP sedang memeriksa lebih lanjut," kata Amran saat dihubungi via ponselnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak