Kartu Merah Jadi Pemicu Keributan Pemain Sepakbola di Lapangan Ingub
Kamis, 24 Februari 2022 - 13:20 WIB
loading...
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana saat ditemui di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (24/2/2022). Foto: MPI/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Puluhan pemain sepakbola terlibat saling baku hantam saat pertandingan berlangsung di Lapangan Ingub, Kelurahan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara , Selasa 24 Februari 2022.Keributan dipicu saat pertandingan sepakbola yang berasal dari komunitas warga Muara Angke sedang berlangsung.
"Di dalam pertandingan tersebut terjadi kontak fisik, perselisihan antara pelaku dengan korban. Kemudian kedua pemain baik pelaku maupun korban langsung mendapatkan kartu merah dari wasit," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana saat ditemui di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (24/2/2022). Baca juga: Ribut di Lapangan, Pemain Sepakbola Dibekuk Polisi
Kemudian karena tidak terima mendapat kartu merah dan dikeluarkan wasit. Pelaku bersama rekan-rekannya melakukan pengeroyokan kepada korban hingga luka-luka.
"Atas peristiwa tersebut, korban di hari berikutnya melaporkan kasus (pengeroyokan itu) ke Polsek Kawasan Sunda Kelapa, lalu dilakukan rangkaian penyelidikan dan saat ini pelaku inisial E yang menjadi aktor utama keributan sudah kita amankan," kata Kholis.
"Di dalam pertandingan tersebut terjadi kontak fisik, perselisihan antara pelaku dengan korban. Kemudian kedua pemain baik pelaku maupun korban langsung mendapatkan kartu merah dari wasit," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana saat ditemui di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (24/2/2022). Baca juga: Ribut di Lapangan, Pemain Sepakbola Dibekuk Polisi
Kemudian karena tidak terima mendapat kartu merah dan dikeluarkan wasit. Pelaku bersama rekan-rekannya melakukan pengeroyokan kepada korban hingga luka-luka.
"Atas peristiwa tersebut, korban di hari berikutnya melaporkan kasus (pengeroyokan itu) ke Polsek Kawasan Sunda Kelapa, lalu dilakukan rangkaian penyelidikan dan saat ini pelaku inisial E yang menjadi aktor utama keributan sudah kita amankan," kata Kholis.
Lihat Juga :