alexametrics

Anggota terjaring narkoba, Polda Sulsel diminta transparan

loading...
Anggota terjaring narkoba, Polda Sulsel diminta transparan
Ilustrasi. (Istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Gerakan Anti Narkotika dan Psikotropika (Granat) Makassar Meminta pihak Polda Sulawesi Selatan (sulsel) transparan dalam menangani kasus narkoba yang melibatkan empat anggotanya.

Diketahui, Briptu Rustadi anggota pengamanan objek vital (pam obvit), Briptu Andi Wahyudi Amal anggota propam Polda Sulsel, Briptu Bustang anggota pam obit dan Briptu Ahmad anggota pam obvit, setelah dilakukan tes urine dua di antaranya dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba yakni Briptu Wahyudi dan Briptu Ahmad.

"Saat ini kepolisian gencar memperbaiki citra di mata publik, jadi semestinya mereka harus memperlihatkan pada masyarakat penanganan kasus ini secara transparan melalui media massa, agar masyarakat tidak menilai lain," kata Arman Ketua Granat saat dikonfirmasi SINDO, Senin (19/11/2012).



Selain itu Arman, memberikan apresiasi terhadap aparat kepolisian jika melakukan tindakan pemecatan terhadap anggotanya yang terbukti menggunakan.

"Kasus narkoba ini kan bukan kasus lokalitas atau kasus nasional, melainkan kasus internasional. Makanya kami beserta masyarakat memberikan apresiasi jika kapolisian memberikan hukuman pemecatan terhadap anggotanya yang terbukti (menggunakan narkoba)," tandasnya.

Untuk itu, dia juga berharap penindakan tersebut harus profesional, serta betul-betul sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

"Harus profesional karena yang melakukan hal tersebut adalah polisi dan yang menindak juga merupakan polisi, kita serahkan saja kasus ini pada polisi," harapnya.

Diberitakan sebelumnya, keempat anggota Polda Sulsel tersebut diringkus oleh jajaran satuan narkoba Polrestabes Makassar diperumahan Villa Mutiara 3, Minggu 18 November 2012 lalu.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak