BNPB Catat 2.333 Rumah Rusak Akibat Banjir di Kabupaten Bantaeng

Sabtu, 13 Juni 2020 - 20:49 WIB
loading...
BNPB Catat 2.333 Rumah...
Banjir di Kabupaten Bantaeng menimbulkan kerusakan parah pada rumah warga maupun sejumlah infrastruktur. Foto/SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
BANTAENG - Banjir yang melanda Kabupaten Bantaeng, Sulsel pada Jumat (12/6/2020) kemarin menimbulkan kerusakan yang cukup parah. Tidak hanya menimbulkan korban jiwa, BNPB mencatat ribuan rumah rusak dan kerugian material ditaksir berkisar puluhan miliar rupiah.

"Menurut taksiran kerugian mencapai kurang lebih Rp25 miliar untuk 2.333 rumah yang mengalami kerusakan baik rusak berat, rusak sedang maupun rusak ringan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan persnya, Sabtu (13/6/2020).

Baca Juga: Warga Terdampak Banjir di Bantaeng Diungsikan ke 8 Titik

Hingga saat ini, bencana banjir tersebut dilaporkan merenggut satu korban jiwa atas nama Haerul Fatta Ampa, seorang lelaki berusia 14 tahun, diduga akibat terseret arus.

Selain itu, banjir juga menyebabkan satu jembatan sepanjang 10 meter di Kampung Kaili rusak dan tidak dapat digunakan, jalan akses lingkar selatan Kabupaten Bantaeng terputus sepanjang 40 meter di Kampung Kaili, ruas jalan Para-para dan Pandang-Pandang rusak tertimbun tanah longsor sepanjang kurang lebih 200 meter sehingga tidak dapat digunakan.

Kemudian ruas jalan Batayya 1 dan Batayya 2 terjadi patahan dan tertimbun longsor sepanjang kurang lebih 1 kilometer, Cekdam Balang Sikuyu jebol dan patah pada sayap sebelah selatan sepanjang kurang lebih 30 meter, talud jembatan nasional Sungai Panaikang rusak sepanjang 15 meter, begitu pula tanggul Sungai Balang Sikuyu sepanjang kurang lebih 500 meter di Gaergea.

Adapun akibat dari kerusakan tersebut juga membuat beberapa ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan dan harus dialihkan.Sementara ini masih dilaporkan adanya pemadaman listrik dan air bersih belum mengalir di beberapa tempat.

Baca Juga: Sungai Calendu Meluap, 7 Kelurahan di Bantaeng Terendam Banjir

Dilaporkan pula ada kerugian kurang lebih Rp4 miliar untuk Pasar Baru, Rp2 miliar diperkirakan untuk kerugian di pertokoan sekitar jalan Mangga dan jalan Manggis, dan kerugian Rp2 miliar lainnya dari fasilitas perkantoran yang mengalami kerusakan.

Hingga sejauh ini tim BPBD Kabupaten Bantaeng telah melakukan upaya-upaya penanganan bencana bersama tim gabungan seperti TNI/Polri, Basarnas, Pemadam Kebakaran, Tagana, Brigade Siaga Bencana, PMI, Ormas, Pemerintah Daerah setempat dan relawan.

Berdasarkan laporan yang diterima hingga saat ini, sejumlah air sudah surut di beberapa titik lokasi. Adapun sejumlah warga terdampak banjir sudah diungsikan ke delapan titik di Kabupaten Bantaeng.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Dari Konsumen ke Produsen,...
Dari Konsumen ke Produsen, RI Didorong Kuasai Teknologi Kebencanaan
Rekomendasi
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved