alexametrics

Kantor PT Adira Lahat dibobol maling

loading...
Kantor PT Adira Lahat dibobol maling
ilustrasi: dok. okezone
A+ A-
Sindonews.com – Kantor fasilitas pembiayaan kredit PT Adira Dinamika Multi Finance yang berada di Jalan Letnan Marzuki Kelurahan Talang Kapuk Kota Lahat dibobol maling. Aksi pencurian ini baru diketahui satpam kantor sekitar pukul 07.00 WIB.

Dalam aksinya, pencuri yang diduga lebih dari dua orang tersebut berhasil membawa kabur sebuah brangkas berisikan 36 buah surat Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Tak hanya itu, sejumlah uang yang diduga tersimpan di dalam brankas sebesar 300 kilogram tersebut juga berhasil digasak kawanan maling. Ditaksir akibat kejadian ini pihak perusahaan mengalami kerugian Rp216 juta.

Satu satunya akses keluar masuk kantor melalui rolling door tidak nampak ada kerusakan. Bahkan, kunci gembok yang setiap hari terpasang di pintu tersebut juga diketahui hilang sebelum kejadian. Sempat tersiar kabar, aksi percurian ini juga melibatkan orang dalam kantor itu sendiri.



Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kasatreskrim AKP God Parlasro Sinaga didampingi Iptu Yusuf Solehat membenarkan adanya peristiwa ini. Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kesimpulan awal, kawanan maling ini masuk lewat pintu depan dan langsung menaiki anak tangga untuk menuju lantai dua kantor. Namun, brangkas yang berisikan barang berharga tersebut berhasil dibawa kabur.

“Dugaan kita itu lebih dari dua orang mengingat bobot beban brangkas tersebut. Bisa saja, usai membawa keluar brangkas, langsung dilarikan menggunakan mobil yang telah disiapkan sebelumnya,” jelas God Parlasro di Mapolres Lahat, JUmat (19/10/2012).

Demi kepentingan penyidikan, petugas juga memintai keterangan dari salah seorang satpam yang mengetahui peristiwa tersebut pertama kali. God Parlasro menilai, unsur keterlibatan orang dalam di kasus ini masih perlu pendalaman serius. Terlebih lagi, di kantor tersebut memang tidak ada petugas yang berjaga sejak pukul 23.00-07.00 pagi.

“Jadi memang kosong jika malam hari. Meski demikian, dugaan keterlibatan orang dalam juga belum bisa kita pastikan,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan didepan petugas, Satpam PT Adira Rinal Agustian mengaku terkejut saat melihat rolling door kantor tempatnya bekerja sudah terbuka di pagi harinya. Mendapati hal itu, ia langsung mengecek seluruh ruangan kantor. Ternyata brankas yang biasa digunakan untuk menyimpan barang berharga tersebut sudah tidak ada lagi ditempatnya.

“Sistem penjagaan di sini memang dibagi menjadi dua shift, pagi dan siang. Kebetulan saya kemarin mendapat shift pagi,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pemilik toko Bengawan yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak mendengar sesuatu di malam hari. Terlebih lagi, ramainya suara kendaraan yang melintas juga cukup bising sehingga sulit untuk mendengar suara yang janggal.

“Kita juga baru tahu tadi pagi. Semalam juga tidak ada yang aneh,” pungkasnya.
(azh)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak