Terus Meledak, Kasus Omicron DKI Tembus 3.027 Orang

Kamis, 03 Februari 2022 - 07:46 WIB
loading...
Terus Meledak, Kasus...
Pemprov DKI menyebut kasus Covid-19 di wilayahnya hingga hari ini mencapai 3.027 orang. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengimbau agar masyarakat mewaspadai penularan Covid-19 varian Omicron yang terus menunjukan peningkatan di wilayah Ibu Kota.

”Dari 3.027 orang yang terinfeksi Omicron, sebanyak 1.696 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.331 lainnya adalah transmisi lokal,” kata Dwi kepada SINDOnews, Kamis (3/2/2022). Baca juga: Total Kasus Terkonfirmasi Omicron di Tanah Air Capai 3.161 Orang

Menurut dia, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 5.093 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 41.974 (orang yang masih dirawat/isolasi).

”Perlu digarisbawahi bahwa 39.434 orang dari jumlah kasus aktif (93,9%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri,” ungkapnya. Baca juga: Omicron Melonjak, Surabaya Mulai Berlakukan PTM 50 Persen

Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR bertambah 9.132 orang sehingga totalkasus 928.875, yang mana 8.626 di antaranya (94,5%) juga merupakan transmisi lokal.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 42.329 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 9.132 positif dan 33.197 negatif.Selain itu, kata dia, dilakukan tes Antigen sebanyak 68.320 orang dengan hasil 6.492 positif dan 61.828 negatif.

Target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

”Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 241.003 orang dites PCR. Total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 793.868 per sejuta penduduk,” tuturnya.



Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 873.212 dengan tingkat kesembuhan 94%, dan total 13.689 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 17,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Sambut Liburan Sekolah,...
Sambut Liburan Sekolah, Central Park 2 Hadirkan Dunia Manis dan Menggemaskan melalui Tuntunzai Capybara Chocolate
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
Kasus Covid Omicron...
Kasus Covid Omicron XBB Indonesia Terb­anyak di Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved