Kasus Covid-19 di Kota Depok Tembus Diangka 1.083 Pasien
Rabu, 02 Februari 2022 - 23:12 WIB
loading...
Wali Kota Depok, Mohammad Idris.Foto/Istimewa/Dok
A
A
A
DEPOK - Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Depok terjadi sangat signifikan. Dari data pada 1 Februari 2022 terdapat penambahan kasus harian sebanyak 1.083 kasus.
Dengan demikian, jumlah kasus aktif menjadi 5.352 (4,80%) dan akumulasi akumulasi kasus menjadi 111.412 kasus. Data Positivity Rate (PR) mengalami tren peningkatan, semula 4,36% pada periode 17-23 Januari 2022, menjadi 12,63% pada periode 24-30 Januari 2022.
“Berdasarkan Laporan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online, keterisian tempat tidur Covid-19, baik ICU maupun isolasi terus meningkat. Pada periode 1 Februari 2022, untuk BOR ICU 22,86% dan BOR isolasi adalah 49,56%,” ungkap Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam keterangan resminya, Rabu (2/2/2022).
Dengan tingginya lonjakan kasus, warga diminta agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Seluruh warga diminta selalu memakai masker ketika keluar rumah, menjaga jarak fisik, selalu mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer dan menghindari kerumunan.
Menurut Idris, keberhasilan melawan pandemi Covid-19 ini sangat tergantung kepada kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan secara optimal. Baca: Wagub DKI Akan Tingkatkan Kapasitas Tempat Tidur dan ICU untuk Pasien Covid-19
Terkait dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen, Idris meminta hal itu dievaluasi oleh pemerintah pusat. Pemkot Depok pun telah bersurat pada pemerintah pusat terkait permohonan evaluasi tersebut.
Dengan demikian, jumlah kasus aktif menjadi 5.352 (4,80%) dan akumulasi akumulasi kasus menjadi 111.412 kasus. Data Positivity Rate (PR) mengalami tren peningkatan, semula 4,36% pada periode 17-23 Januari 2022, menjadi 12,63% pada periode 24-30 Januari 2022.
“Berdasarkan Laporan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online, keterisian tempat tidur Covid-19, baik ICU maupun isolasi terus meningkat. Pada periode 1 Februari 2022, untuk BOR ICU 22,86% dan BOR isolasi adalah 49,56%,” ungkap Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam keterangan resminya, Rabu (2/2/2022).
Dengan tingginya lonjakan kasus, warga diminta agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Seluruh warga diminta selalu memakai masker ketika keluar rumah, menjaga jarak fisik, selalu mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer dan menghindari kerumunan.
Menurut Idris, keberhasilan melawan pandemi Covid-19 ini sangat tergantung kepada kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan secara optimal. Baca: Wagub DKI Akan Tingkatkan Kapasitas Tempat Tidur dan ICU untuk Pasien Covid-19
Terkait dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen, Idris meminta hal itu dievaluasi oleh pemerintah pusat. Pemkot Depok pun telah bersurat pada pemerintah pusat terkait permohonan evaluasi tersebut.
Lihat Juga :