Bayi Berusia 14 Bulan di Makassar Terkena Busur OTK
Selasa, 01 Februari 2022 - 21:54 WIB
loading...
Seorang balita berusia 1 tahun dua bulan terkena busur oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (1/2) petang. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Seorang bayi berusia satu tahun dua bulan terkena busur oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (1/2/2022) petang.
"Iye (kena busur) di pipi sebelah kanan. Kejadiannya tadi sore kira jam 5 lewat 20 menit tadi. Sekarang sudah ada di rumah ini, tadi dibawa ke Rumah Sakit Akademis," kata Ayah korban, Haidir (29) kepada SINDOnews.
Dia menjelaskan, anaknya beranama Khabib Nurmagomedov awalnya dibawa oleh kerabatnya membeli minyak goreng di salah satu minimarket di Kelurahan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah.
Baca Juga:Sepasang Kekasih di Makassar Kuras Harta Pemilik Kos Rp200 Juta
Ketika sedang mengantri bayi 14 bulan itu menangis mencari neneknya. "Jadi itu tantenya menelpon ke saya suruh jemput di sana. Saya suruh iparku yang laki-laki menjemput di sana," ujar Haidir.
Begitu hendak melintas di jembatan kawasan Jalan Galangan Kapal, Khabib menangis kencang. Sang tante, Rahmi baru sadar ponakanya terkena busur di pipi kanannya. Motor yang dibawa Syahril, paman korban ditancap.
"Jadi diperjalanan pulang pak, itu anak kena busur pas dekat SPBU. Itu tantenya lihat ada tiga sampai empat motor turun dari jembatan mengarah ke Camba Berua, anak muda," papar Haidir.
Sesampainya di rumah, kata Haidir langsung membawa Khabib ke Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putra, Jalan Jenderal M Yusuf, Makassar. "Tadi lima jahitan pas dicabut busurnya. Iye Alhamdulillah sudah pak (dioperasi). Sementara tidur ini," katanya.
Dia mengungkapkan peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Tallo. Beberapa petugas telah datang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan untuk penyelidikan. "Semoga pelakunya cepat ditangkap dan tidak ada lagi kejadian yang serupa kemudian hari," tutup Haidir.
Sementara itu, Kapolsek Tallo, Kompol Baddolahi belum merespons upaya konfirmasi SINDOnews. Pesan yang dikirimkan ke WhatsApp hanya dibaca.
Baca juga:Sidak Pengamanan Imlek di Polsek, Propam Polda Sulsel Temukan Sejumlah Pelanggaran
"Iye (kena busur) di pipi sebelah kanan. Kejadiannya tadi sore kira jam 5 lewat 20 menit tadi. Sekarang sudah ada di rumah ini, tadi dibawa ke Rumah Sakit Akademis," kata Ayah korban, Haidir (29) kepada SINDOnews.
Dia menjelaskan, anaknya beranama Khabib Nurmagomedov awalnya dibawa oleh kerabatnya membeli minyak goreng di salah satu minimarket di Kelurahan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah.
Baca Juga:Sepasang Kekasih di Makassar Kuras Harta Pemilik Kos Rp200 Juta
Ketika sedang mengantri bayi 14 bulan itu menangis mencari neneknya. "Jadi itu tantenya menelpon ke saya suruh jemput di sana. Saya suruh iparku yang laki-laki menjemput di sana," ujar Haidir.
Begitu hendak melintas di jembatan kawasan Jalan Galangan Kapal, Khabib menangis kencang. Sang tante, Rahmi baru sadar ponakanya terkena busur di pipi kanannya. Motor yang dibawa Syahril, paman korban ditancap.
"Jadi diperjalanan pulang pak, itu anak kena busur pas dekat SPBU. Itu tantenya lihat ada tiga sampai empat motor turun dari jembatan mengarah ke Camba Berua, anak muda," papar Haidir.
Sesampainya di rumah, kata Haidir langsung membawa Khabib ke Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putra, Jalan Jenderal M Yusuf, Makassar. "Tadi lima jahitan pas dicabut busurnya. Iye Alhamdulillah sudah pak (dioperasi). Sementara tidur ini," katanya.
Dia mengungkapkan peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Tallo. Beberapa petugas telah datang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan untuk penyelidikan. "Semoga pelakunya cepat ditangkap dan tidak ada lagi kejadian yang serupa kemudian hari," tutup Haidir.
Sementara itu, Kapolsek Tallo, Kompol Baddolahi belum merespons upaya konfirmasi SINDOnews. Pesan yang dikirimkan ke WhatsApp hanya dibaca.
Baca juga:Sidak Pengamanan Imlek di Polsek, Propam Polda Sulsel Temukan Sejumlah Pelanggaran
(agn)
Lihat Juga :