Vihara Amurva Bhumi Sepi Jemaat, Pengelola: Sembahyang Bisa di Rumah

Selasa, 01 Februari 2022 - 15:22 WIB
loading...
Vihara Amurva Bhumi...
Suasana pengunjung di Vihara Amurva Bhumi saat melakukan sembahyang di tahun baru Imlek ke-2573 atau tahun 2022. Foto: MPI/M Farhan
A A A
JAKARTA - Perayaan tahun baru Imlek ke-2573 bagi etnis Tionghoa merupakan kegiatan yang selalu disyukuri kehadirannya. Meski dirayakan di masa pandemi Covid-19 varian Omicron , etnis Tionghoa tetap mensyukuri pergantian tahun baru bershio macan air ini dengan mengunjungi tempat ibadah.

Salah satu tempat peribadatan umat Buddha di Jakarta Timur, Vihara Amurva Bhumi terlihat mendapatkan kunjungan namun hanya segelintir jemaat yang tampak hadir. Vihara yang berdiri pada tahun 1688 masehi di Jakarta Timur mempersilakan beribadah di vihara dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Baca juga: Imlek di Tengah Omicron, Vihara Amarva Budhi Jakarta Timur Sepi Jemaat

Protokol kesehatan yang diterapkan di vihara beralamat Jalan Pasar Lama, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, itu menganjurkan kunjungan terbatas dan tidak boleh berkerumun. Terlihat jemaat berkunjung bergantian sehingga tidak ada satupun tampak mereka bercengkrama dengan sesama.

Pengelola Vihara Amurva Bhumi Andreas (76) menegaskan, viharanya sudah menganjurkan kepada jemaat untuk tidak berlama-lama menetap. Hal ini dilakukan sebagai upaya menaati aturan yang sudah diterapkan oleh pemerintah.

"Setelah pandemi, kita sudah jauh-jauh hari menganjurkan. Bukan maksud kita untuk menolak sembahyang atau tidak menerima orang sembahyang. Tapi mereka kan juga bisa sembahyang di rumah. Ya kita kapasitasnya juga tidak bisa ya, anda bisa lihat sendiri deh ya, mereka kelar sembahyang langsung pulang," ujar Andreas kepada wartawan di lokasi, Selasa (1/2/2022).

Andreas mengungkapkan meski pandemi masih melanda, imlek di tahun ini tetap harus disyukuri kehadirannya.



"Imlek itu suatu budaya chinnese, kita rayakan dengan mengucap syukur atas apa yang kita terima pada tahun-tahun yang lalu dan berharap yang akan datang menjadi lebih baik," katanya.

Dia menilai setiap keyakinan dilindungi hak ibadahnya. Namun sebagai warga negara tetap harus patuh melaksanakan anjuran pemerintah. Baca juga: Penampakan Suasana Sembahyang Tahun Baru Imlek di Kelenteng Bahtera Bakti Ancol

"Ya sembahyang merupakan suatu keyakinan seperti di setiap sekte agama apapun itu tidak bisa dihindari. Tapi ya kita dengan ini tetap menaati peraturan pemerintah, di mana kita saling kerja sama mendukung supaya anjuran untuk bisa terlaksana dengan baik gitu. Jangan sampai meningkat lagi seperti yang kita harapkan, gitu aja kok," jelas Andreas.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah pusat telah menetapkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Jakarta Level 2 mulai hari ini tanggal 1-7 Februari 2022. PPKM tersebut menegaskan anjuran larangan berkerumun termasuk pada perayaan pergantian tahun bagi etnis Tionghoa tersebut.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Prediksi Nasib...
Bagaimana Prediksi Nasib 12 Shio di Tahun Kuda Api? Naga dan Tikus Patut Waspada
Prabowo: Selamat Tahun...
Prabowo: Selamat Tahun Baru Imlek 2577, Semoga Bawa Kesehatan, Kedamaian, dan Kemakmuran
Perang dan Revolusi!...
Perang dan Revolusi! 6 Hal yang Mewarnai di Tahun Kuda Emas
Rekomendasi
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Berita Terkini
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved