alexametrics

Digusur, pedagang di Pelabuhan Belawan mengamuk

loading...
Digusur, pedagang di Pelabuhan Belawan mengamuk
foto: Dok. okezone
A+ A-
Sindonews.com - Pedagang yang kerap berjualan di areal Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut) mengamuk saat ditangkap dan diusir petugas pelabuhan.

Para pedagang ini mengamuk lantaran tidak terima diperlakukan petugas Pelabuhan Belawan. Para petugas yang terdiri dari Satuan Peengamnan (Satpam) Pelabuhan Belawan dan Kesatuan Penjagaan Laut & Pantai (KPLP) Pelabuhan Belawan tetap melakukan penggusuran terhadap para pedagang.

"Mengapa kami yang hanya berjualan kerupuk dan minuman mineral ditangkap, sedangkan pencuri di Pelabuhan ini tidak ditangkap," ujar salah seorang pedagang yang mengamuk di Pelabuhan Belawan, Kamis (13/9/2012).



Sambil melontarkan makian kepada para petugas, pedagang yang seharian berjualan di areal Pelabuhan Belawan ini, mengemasi dagangannya kemudian meninggalkan lokasi tempat berjualan.

Para petugas di Pelabuhan Belawan ini tidak saja menggusur para pedagang. Mereka juga merazia orang-orang tidak berkepentingan yang berada di areal Pelabuhan Belawan.

Kanit KPLP Pelabuhan Belawan, Syafruddin Hutasuhut mengatakan razia ini dilakukan guna mengamankan orang-orang yang tidak berkepentingan, yang masuk ke Pelabuhan Belawan, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Razia ini akan rutin dilakukan di areal Pelabuhan Belawan. Karena banyak orang yang tidak mempunyai kepentingan di pelabuhan," tandasnya.

Pintu masuk (gate) di Pelabuhan Belawan hanya ada dua pintu, yang terdiri pintu masuk dan pintu keluar.

Bebasnya orang-orang yang tidak bekepentingan masuk ke Pelabuhan Belawan, maupun para pedagang ilegal dikarenakan lemahnya penjagaan di pintu masuk ke Pelabuhan, padahal di pintu masuk ke Pelabuhan Belawan ini, dijaga dari aparat Polres Pelabuhan Belawan, petugas KPLP dan dari Satpam Pelabuhan Belawan.

"Bila para petugas ini benar-benar tegas menjaga di pintu masuk, orang-orang yang tidak berkepentingan di Pelabuhan Belawan tidak akan bisa masuk ke dalam pelabuhan," ucap salah seorang pekerja yang tidak ingin disebutkan identitasnya.
(azh)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak