New Normal, Pengelola Wisata Harus Siap Jalankan Protokol Kesehatan Ketat

Jum'at, 12 Juni 2020 - 10:00 WIB
loading...
New Normal, Pengelola...
Ketua Komisi B DPRD DIY Danang Wahyu Broto (kanan) mendengarkan paparan Kepala BKPH Yogyakarta, Aji Sukmono (kiri). FOTO/SINDOnews/AINUN NAJIB
A A A
BANTUL - Pandemi virus corona (COVID-19) telah memukul berbagai sektor, termasuk pariwisata . Begitu pun dengan objek wisata hutan Pinus Mangunan di Dlingo, Bantul . Objek wisata yang sempat hits di Yogyakarta ini tutup total sejak awal Maret lalu hingga saat ini.

Ketua Komisi B DPRD DIY Danang Wahyu Broto secara khusus mengunjungi Hutan Pinus Mangunan. Danang ingin melihat secara langsung kesiapan pengelola objek wisata menghadapi new normal . Danang berharap di masa COVID ini para pengelola bisa bertahan dan saat new normal bisa bangkit kembali.

"Di masa new normal nanti, Mangunan sudah bisa beroperasi kembali," katanya di sela-sela kunjungannya objek wisata Seribu Batu, Mangunan, Kamis (11/6/2020) siang.(Baca juga: TWC Gelar Simulasi Penerapan Standar New Normal di Candi Prambanan )

Menurut politikus Partai Gerindra ini, untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengunjung di masa pandemi, pengelola wisata harus siap menjalankan protokol kesehatan COVID-19. "Jalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dengan ketat. Sediakan fasilitas cuci tangan, wajib menggunakan masker dan menjaga jarak," katanya.

Danang juga mengingatkan, untuk bisa bertahan dan terus berkembang pengelola wisata juga harus terus berinovasi. Harapannya di masa new normal nanti maka akan ada sesuatu yang baru sehingga menambah daya tarik wisatawan. "Kita siap memberikan support terus," katanya.

Anggota dewan yang tengah menempuh program doktor ilmu politik di Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebut dirinya secara khusus memang memberikan perhatian ke objek wisata hutan Pinus Mangunan. Menurutnya, keberadaan objek wisata di kawasan Dlingo tak terlepas dari peran anggota Dewan.

Pada 2015 silam, DPRD DIY mengajukan Peraturan Daerah (perda) inisiatif tentang pengelolaan hutan lindung dan hutan produksi, yang kemudian lahir Perda DIY No 7 Tahun 2015. Melalui Perda ini, masyarakat dimungkinkan untuk mengelola sebagian hutan lindung seperti yang dilakukan oleh pengelola objek wisata hutan pinus Mangunan seperti saat ini.

"Sekali lagi kami di Komisi B memberikan support penuh agar objek wisata semacam ini tetap bertahan. Sejak awal kami di Dewan bersama Pemda DIY berharap agar keberadaan objek wisata ini mampu memberikan kesejahteraan warga sekitar," katanya.

Ketua Koperasi Noto Wono, Purwo Harsono mengaku siap menjalankan protokol kesehatan saat objek wisata diperbolehkan buka kembali. Pihaknya masih menunggu Standar Operasional (SOP) objek wisata saat new normal.

Koperasi Noto Wono sendiri membawahi pengelolaan sembilan destinasi wisata di Dlingo, Bantul. Mulai dari Pinus Pengger, Penus Becici hingga Seribu Batu.

Meski mengaku siap memberlakuan protokol kesehatan secara ketat, Ipung sapaan akrab Purwo Harsono, berharap pemerintah bisa memberikan edukasi tentang protab pelaksanaan protokol kesehatan bagi tenaga wisata. Ipung berharap ada pelatihan bagi pekerja wisata yang berada di garda depan menghadapi pengunjung. Misalnya untuk petugas pintu masuk mereka perlu diberikan edukasi bagaimana menghadapi pengunjung yang bandel tidak mau melaksanakan protokol kesehatan.

"Misalnya kalau ada yang marah saat dicek diminta pakai masker, atau kalau ada yang suhunya di atas 38 (derajat Celcius) terus marah-marah karena kita larang masuk objek wisata. Nah petugas kami butuh pelatihan bagaimana SOP-nya menghadapi yang seperti ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Yogyakarta, Aji Sukmono menyebut hutan Pinus Mangunan ini menjadi salah satu contoh keberhasilan kerja sama dengan masyarakat. Pola kerja sama ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, termasuk mampu memberikan PAD bagi pemerintah. Aji Sukomon merinci pada 2017 objek wisata dibawah Koperasi Noto Wono ini berhasil menyetor ke PAD sebesar Rp1,9 miliar. Kemudian pada 2018 meningkat menjadi Rp2,04 miliar dan 2019 bertambah lagi sebesar Rp2,4 miliar.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi MNC Peduli...
Kolaborasi MNC Peduli - Next Hotel Yogyakarta Tanam Mangrove di Pantai Baros Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir
MNC Peduli Bersama Next...
MNC Peduli Bersama Next Hotel Yogyakarta Tanam 100 Mangrove di Pantai Baros Bantul
Sesalkan Pembubaran...
Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Berorientasi Global,...
Berorientasi Global, IPTI Perkuat Pendidikan Pariwisata
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
Rekomendasi
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Berita Terkini
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Infografis
Harus Siap, Ini 6 Konsekuensi...
Harus Siap, Ini 6 Konsekuensi jika Daftar Sekolah Ikatan Dinas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved