alexametrics

Penembakan pos polisi di Solo

Jokowi minta warga Solo tetap tenang

loading...
Jokowi minta warga Solo tetap tenang
foto: Dok. okezone
A+ A-
Sindonews.com - Pemerintah Kota Solo mengimbau kepada warga Solo untuk tetap tenang dalam menyikapi aksi penembakan di Pos Polisi Singosaren Solo, Jawa Tengah (Jateng), yang menewaskan salah seorang polisi bernama Bripka Dwi Data Subekti (58).

Wali Kota Solo Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi mengatakan, warga harus bekerja sama dengan polisi dengan memberikan informasi jika ada hal-hal yang mencurigakan. Menurutnya, aksi penembakan tersebut tidak berprikemanusiaan.

"Kami harap warga tetap tenang. Saya minta pelaku menghentikan aksi kekerasan seperti ini," ujar Jokowi menjelaskan kepada wartawan di Rumah Dinas Loji Gandrung, Solo, Jumat (31/8/2012).



Sementara itu, mengomentari adanya sejumlah dugaan kejadian tersebut berkaitan dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta, Jokowi tidak mau berprasangka. Menurut Jokowi, tindakan ini harus segera dihentikan karena meresahkan masyarakat.

"Saya tidak mau menduga-duga. Tetapi kalau ada kaitannya, ini sebuah tindakan yang di luar perikemanusiaan. Kita serahkan semuanya kepada aparat kepolisian," ujarnya.

Jokowi pun berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku penembakan di Pospol tersebut mengingat, aksi penembakan ini sudah terjadi dua kali dalam kurun waktu kurang dari dua minggu.

"Saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Bripka Dwi Data Subekti. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran," paparnya.
(azh)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak