UNM Makin Serius Hadirkan Prodi Pendidikan Kedokteran
Rabu, 26 Januari 2022 - 15:55 WIB
loading...
Menara Pinisi UNM. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAKASSAR - Universitas Negeri Makassar (UNM) makin serius menghadirkan Program Studi (Prodi) Pendidikan Kedokteran. Studi banding mulai dilakukan.
Rektor UNM, Prof Husain Syam memang sejak awal selalu menggaungkan program ini. Ia ingin menunjukkan kepada masyarakat jika UNM juga bisa menghadirkan layanan masyarakat, tidak hanya sebagai pencetak guru.
Baca juga:Prof Husain Syam Minta Alumni UNM Lebih Militan
Hal itu terbukti saat rektor dan jajarannya mengunjungi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Bali, pada Selasa 25 Januari 2022. Kunjungan tersebut dalam rangka studi banding pengusulan Program Studi Pendidikan Kedokteran.
Kunjungan Prof Husain dan para jajarannya ke Undiksha diterima langsung oleh Rektor Undiksha, I Nyoman Jampel, didampingi para Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Kepala Biro, sejumlah pejabat Fakultas Kedokteran, dan Tim Pengembangan Prodi Pendidikan Kedokteran.
Pada Kesempatan itu, Rektor Undiksha menyampaikan bahwa kunjungan rombongan UNM menunjukkan Undiksha adalah perguruan tinggi lembaga kependidikan yang pertama kali mendapatkan izin Prodi Pendidikan Kedokteran.
Sementara itu, Rektor UNM Prof Husain mengungkapkan, dalam kunjungannya studi banding ke Undiksha karena untuk klaster Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Baca juga:Sambangi Malino, Mahasiswa Modul Nusantara Bagikan Tempat Sampah
Guru besar di bidang pertanian ini menilai Undiksha adalah perguruan tinggi yang pertama kali memiliki Program Studi Pendidikan Kedokteran.
"Sejak awal memang kami ingin UNM bisa menghadirkan prodi layanan di masyarakat, khususnya Ilmu Kedokteran, seperti yang ada di Undiksha. Karena itu saya juga tidak mengatakan Undiksha di bawah grade dari kita, itu sama pergerakannya. Karena ada yang lebih di UNM ada yang kurang, begitu pula sebaliknya,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, kehadirannya ke Undiksha bersama sejumlah pejabat Universitas, mulai dari Ketua Senat, Wakil Rektor, dan Ketua Program Pascasarjana menunjukkan bentuk keseriusan pihaknya untuk belajar, untuk mempersiapkan berbagai hal dalam rangka mewujudkan Prodi Pendidikan Kedokteran.
“Kami membawa rombongan keseluruhan, full team. Ini maksudnya bahwa kita serius ingin belajar tentang Prodi Pendidikan Kedokteran di Undiksha,” tegasnya.
Baca juga:Prof Husain Harap Sarasehan Forum Rektor Dorong Penguatan Karakter Bangsa
Sebagaimana diketahui, kolaborasi antara Undiksha dengan UNM sudah berjalan sejak lama, khususnya dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Kolaborasi ini terus ditingkatkan dalam rangka peningkatan kualitas maupun data saing, terlebih di era revolusi industri 4.0 maupun era globalisasi.
Ke depan, kolaborasi ini diupayakan terus dipererat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas output agar menjadi Sumber Daya Manusia Unggul yang kompetitif, berdaya saing, dan berkarakter. Hal tersebut menjadi komitmen Undiksha maupun UNM.
Rektor UNM, Prof Husain Syam memang sejak awal selalu menggaungkan program ini. Ia ingin menunjukkan kepada masyarakat jika UNM juga bisa menghadirkan layanan masyarakat, tidak hanya sebagai pencetak guru.
Baca juga:Prof Husain Syam Minta Alumni UNM Lebih Militan
Hal itu terbukti saat rektor dan jajarannya mengunjungi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Bali, pada Selasa 25 Januari 2022. Kunjungan tersebut dalam rangka studi banding pengusulan Program Studi Pendidikan Kedokteran.
Kunjungan Prof Husain dan para jajarannya ke Undiksha diterima langsung oleh Rektor Undiksha, I Nyoman Jampel, didampingi para Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Kepala Biro, sejumlah pejabat Fakultas Kedokteran, dan Tim Pengembangan Prodi Pendidikan Kedokteran.
Pada Kesempatan itu, Rektor Undiksha menyampaikan bahwa kunjungan rombongan UNM menunjukkan Undiksha adalah perguruan tinggi lembaga kependidikan yang pertama kali mendapatkan izin Prodi Pendidikan Kedokteran.
Sementara itu, Rektor UNM Prof Husain mengungkapkan, dalam kunjungannya studi banding ke Undiksha karena untuk klaster Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Baca juga:Sambangi Malino, Mahasiswa Modul Nusantara Bagikan Tempat Sampah
Guru besar di bidang pertanian ini menilai Undiksha adalah perguruan tinggi yang pertama kali memiliki Program Studi Pendidikan Kedokteran.
"Sejak awal memang kami ingin UNM bisa menghadirkan prodi layanan di masyarakat, khususnya Ilmu Kedokteran, seperti yang ada di Undiksha. Karena itu saya juga tidak mengatakan Undiksha di bawah grade dari kita, itu sama pergerakannya. Karena ada yang lebih di UNM ada yang kurang, begitu pula sebaliknya,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, kehadirannya ke Undiksha bersama sejumlah pejabat Universitas, mulai dari Ketua Senat, Wakil Rektor, dan Ketua Program Pascasarjana menunjukkan bentuk keseriusan pihaknya untuk belajar, untuk mempersiapkan berbagai hal dalam rangka mewujudkan Prodi Pendidikan Kedokteran.
“Kami membawa rombongan keseluruhan, full team. Ini maksudnya bahwa kita serius ingin belajar tentang Prodi Pendidikan Kedokteran di Undiksha,” tegasnya.
Baca juga:Prof Husain Harap Sarasehan Forum Rektor Dorong Penguatan Karakter Bangsa
Sebagaimana diketahui, kolaborasi antara Undiksha dengan UNM sudah berjalan sejak lama, khususnya dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Kolaborasi ini terus ditingkatkan dalam rangka peningkatan kualitas maupun data saing, terlebih di era revolusi industri 4.0 maupun era globalisasi.
Ke depan, kolaborasi ini diupayakan terus dipererat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas output agar menjadi Sumber Daya Manusia Unggul yang kompetitif, berdaya saing, dan berkarakter. Hal tersebut menjadi komitmen Undiksha maupun UNM.
(luq)
Lihat Juga :