alexametrics

Wanita hamil ditemukan tewas di rumah kosong

loading...
Wanita hamil ditemukan tewas di rumah kosong
Ilustrasi (dok.istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Sesosok mayat tanpa identitas, ditemukan warga tegeletak di rumh kosong di Desa Musi pahit bekas kawasan perumahan Komplek Telkom. Diduga, wanita yang diketahui tengah hamil tujuh bulan ini diduga menjadi korban pembunuhan karena terdapat beberapa luka lebam di wajahnya.

Berdasarkan informsi, jasad wanita tanpa identitas ini ditemukan dalam kondisi terlentang. Sementara posisi kaki kanan tertekuk ke belakang dan terdapat bekas tali di pergelangan kaki. Perempuan yang diperkirakan berumur kurang lebih 29 tahun itu menggunakan baju kuning garis-garis hitam dengan celana jeans warna hitam.

Sementara, di samping jasad ditemukan tas wanita berwarna merah marun, yang sudah tidak berisi barang. Selain itu,jasad tersebut mengalami luka lembam dibagian wajah seperti bekas pukulan benda tumpul.



Saksi Winarno mengatakan, dirinya menemukan jasad perempuan itu saat hendak mencari rumput untuk ternaknya. Pada awalnya,dia mencium bau yang tidak mengenakan dari satu rummah kosong di areal bekas perumahan Telkom yang sudah tidak terawat itu.

Karena penasaran dengan bau itu, dia mengarahkan ternaknya ke areal dekat kosong tersebut. Betapa terkejutnya dia, saat melihat sosok perempuan yang sedang hamil dengan luka lembab bagian tubuh terletak di ruang utama rummah.

"saya penasaran dengan bau tak sedap dari rumah itu, saat dilihat ternyta ada mayat," katanya dihadapan penyidik Polres, Jumat 17 Agustus 2012. Setelah menemukan jasad itu, Winarno langsung melapor ke Polpos Musi Pahit yang hanya berjarak 500 meter.

Kabag Ops Polres Banyuasin, AKP Deni Sembiring membenarkan penemuan jasad perempuan tanpa identitas tersebut di rummah kosong areal komplek bekas perumahan Telkomsel.

Saat ini,pihaknya sedang melakukan proses identitifikasi. Untuk kemudian, mayat perempuan yang sedang hamil tersebut di bawa ke kamar mayat RSMH Palembang. "Kuat dugaan korban perampokan. Tapi masih kita selidiki lebih lanjut," ungkapnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak