alexametrics

Buru pembunuh pasutri, Polisi kerahkan anjing pelacak

loading...
Buru pembunuh pasutri, Polisi kerahkan anjing pelacak
Polisi mengerahkan satu anjing pelacak untuk memburu pembunuh pasutri di Bandung. (imanherdiana/okezone)
A+ A-
Sindonews.com - Untuk mengungkap pembunuhan sadis yang menimpa pasangan suami istri di Bandung, Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengerahkan seekor anjing pelacak. Diharapkan, anjing pelacak jenir Rotweiller hitam asal Jerman yang berumur 26 bulan ini bisa mengendus jejak pelaku.

Pasutri Warji (82) dan istrinya Slamet (78) ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya. “Ini bagian dari penyelidikan. Anjing itu akan menyisir seluruh bagian rumah,” jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso dilokasi kejadian.

Diharapkan, anjing pelacak ini bisa menemukan barang bukti dan jejak pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya jasad kedua korban diboyong ke kamar mayat RS Hasan Sadikin dengan menggunakan mobil ambulan PMI Kota Bandung sekira pukul 15.00 WIB. “Kita bawa korban ke RSHS untu dilakukan otopsi,” pungkasnya.



Seperti diketahui, Warji dan Slamet pemilik toko alat-alat listrik, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya Jalan Cibadak No 328, RT 1 RW 1, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Selasa (14/8/2012) siang.

Kasus pembunuhan ini awalnya diketahui pertama kali oleh menantunya Antonius Masdi sekitar pukul 11.30 WIB, karena kedua mertuanya tidak ada kabar sejak pagi. "Menantunya curiga, karena telepon rumah tidak diangkat. Lalu pas dicek lampu depan masih menyala," terang Ketua RW 1, Sofya (50) dilokasi kejadian.

Penasaran dengan kondisi mertuanya, sang menantu akhirnya memutuskan untuk memanjat dan naik kelantai dua rumah melalui rumah disebalahnya. Saat berhasil masuk kedalam rumah, dia telah menemukan kedua mertuanya sudah tewas.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak