Fakta Serangan Brutal KKB Lamek Taplo Tembaki Pasukan Brimob di Kiwirok

Sabtu, 22 Januari 2022 - 11:55 WIB
loading...
Fakta Serangan Brutal...
Ilustrasi pasukan TNI di Papua. Foto: Istimewa
A A A
JAYAPURA - Terjadi serangan brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), terhadap anggota Satgas Damai Cartenz, di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Berdasarkan informasi yang terhimpun dari Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, berikut sejumlah fakta yang terjadi saat serangan brutal itu.

1. Serangan dipimpin oleh Lamek Taplo

Pelaku penyerangan anggota Brimob di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, merupakan pimpinan Lamek Taplo. Serangan bersenjata dilakukan secara brutal dan mendadak.

Baca juga: BREAKING NEWS! KKB Serang Helikopter Satgas Damai Cartenz di Kiwirok, 1 Polisi Tertembak

2. Serangan terjadi saat pengamanan Shorty Helikoper Polri

Menurut Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, serangan brutal itu terjadi saat anggota Satgas Damai Cartenz, Sektor Pegunungan Bintang, Pos Kiwirok, melaksanakan pengamanan Shorty Helikoper Polri dari Sentani ke Bandara Kiwirok.

3. Seorang anggota Brimob tertembak di dada

Dalam serangan itu, anggota Satgas Damai Cartenz dari Brimob, bernama Bharada Resi Nugroho terkena tembakan di bagian dada kiri. Saat ini, korban masih dalam perawatan dan kondisinya stabil.

Baca: Buaya Raksasa Makan Manusia di Papua Ditangkap, saat Perutnya Dibelah Ditemukan Potongan Kaki

4. Sempat terjadi baku tembak

Serangan mendadak OPM itu sempat mendapat balasan dari anggota Brimob yang bertugas, hingga terjadi aksi baku tembak. Nahas, saat baku tembak terjadi Bharada Resi kena tembak.

5. Meminta bantuan evakuasi

Setelah ada korban, Pos Satgas Damai Cartenz langsung meminta bantuan Personel Medis Yonif PR 431 untuk melakukan tindakan medis kepada anggota Satgas Damai Cartenz. Selanjutnya, korban dievakuasi ke Jayapura.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Berita Terkini
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved