Kian Semrawut dan Bau, Pedagang Minta Pasar Kemiri Muka Depok Segera Dieksekusi

Kamis, 11 Juni 2020 - 12:13 WIB
loading...
Kian Semrawut dan Bau,...
Pedagang di Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok, mengeluhkan kondisi pasar yang semakin semrawut dan bau. Mereka minta pasar itu segera dieksekusi PN Depok. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
DEPOK - Pedagang di Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok , mengeluhkan kondisi pasar yang semakin semrawut dan bau. Kondisi pasar yang sedang dalam status quo itu terlihat becek dan banyak jalanan yang rusak, sehingga ketika hujan muncul genangan air berwarna hitam.

Ketua Perkumpulan Pedagang Tradisional Margonda Depok (PPTMD) Yaya Baraya mengatakan, di pasar itu juga kerap digunakan untuk lokasi judi oleh orang tak bertanggung jawab. Pedagang pasar sudah jenuh melihat kondisi pasar tersebut, namun mereka tak dapat berbuat banyak karena tidak tahu harus mengadu kemana.

Pasar itu secara hukum sudah inkrah dimenangkan oleh PT Petamburan sejak 20 bulan lalu. Namun hingga kini pihak Pengadilan Negeri Depok belum juga melakukan ekseusi. Padahal pedagang berharap eksekusi segera dilakukan sehingga pasar bisa ditata kembali oleh PT Petamburan Jaya Raya dan kondisinya bisa jauh lebih rapih dari sekarang. (Baca juga: Polemik Pasar Kemiri Muka, Pemkot Depok Tak Kunjung Serahkan Lahan)

“Kalau lihat ke dalam pasar, ya semrawut, bau, dan becek. Kami sudah sangat tidak nyaman dan berharap bisa segera direnovasi,” kata Yaya Baraya di Pasar Kemiri Muka, Kamis (11/6/2020).

Saat ini pedagang mengaku khawatir dengan banyaknya pasar lain yang lebih rapih dan tertata. Mereka khawatir banyak pelanggan yang beralih ke pasar lain jika kondisi Pasar Kemiri Muka tidak segera direnovasi.

Pasar tersebut sudah puluhan tahun tak direnovasi akibat sengketa antara Pemerintah Kota Depok dengan PT Petamburan Jaya Raya. Pedagang pun meminta sengketa tersebut segera diselesaikan. (Baca juga: PT Petamburan Jaya Kembali Menangkan Gugatan soal Lahan Pasar Kemiri Muka)

Yaya yang sudah 35 tahun berjualan di pasar itu mengaku geram dengan kondisi saat ini. Terlebih dengan status quo tersebut, ada oknum yang memanfaatkan. Misalnya, menyewakan lapak hingga adanya pengeboran air tanah hingga puluhan titik. “Kalau dibiarkan seperti ini bisa ambles pasar,” tegasnya.

Dia mendorong pihak Pengadilan Negeri (PN) Depok segera melakukan eksekusi, sehingga tidak membuat pedagang terkatung-katung dan dirugikan.
Pedagang sudah sepakat untuk melayangkan surat kepada PN Depok untuk segera melakukan eksekusi.

“Kalau seperti ini ya pedagang jadi korban. Selesaikan lah sengketa itu. Kami pun meminta agar PN Depok segera melakukan eksekusi karena sudah ada putusan inkrah,” paparnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
KPK Panggil 4 Hakim...
KPK Panggil 4 Hakim terkait Kasus Suap Pengadilan Negeri Depok
Rekomendasi
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Gol Messi Bawa Argentina...
Gol Messi Bawa Argentina Unggul atas Aljazair di Babak Pertama
Berita Terkini
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved