alexametrics

Buruh PT Mentari Internasional bentrok dengan polisi

loading...
Buruh PT Mentari Internasional bentrok dengan polisi
Bentrok buruh dan polisi di depan PT Mentari Internasional (foto: Mukhtar Bagus/Sindo TV)
A+ A-
Sindonews.com - Setelah sepekan mogok kerja, aksi unjuk rasa buruh PT Mentari Internasional di Kota Jombang, Jawa Timur (Jatim), kembali ricuh. Ratusan pengunjuk rasa nyaris terlibat adu pukul dengan polisi.

Selain itu, berkali-kali para pengunjuk rasa juga nyaris mengeroyok para buruh lainnya yang menolak aksi mogok kerja dan nekat masuk ke dalam pabrik. Minimnya jumlah petugas di lokasi membuat polisi sulit mengendalikan para buruh yang menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik milik PT Mentari Internasional di Desa Tunggorono, Kecamatan Kota Jombang.

Karena dipaksa mundur oleh polisi, sejumlah buruh nyaris mengeroyok seorang perwira polisi yang dianggap bertindak kasar. Para buruh juga nyaris mengeroyok para buruh lainnya yang menolak aksi mogok kerja dan nekat masuk ke dalam pabrik namun dihalang-halangi oleh sekuriti dan rekan-rekannya.



Tak hanya itu saja, seorang pejabat pabrik yang kedapatan menakut-nakuti buruh untuk tetap masuk kerja juga nyaris dikeroyok oleh buruh yang berunjuk rasa. Para buruh juga melakukan sweeping dan mengusir ribuan buruh lainnya yang hendak masuk kerja. Akibat aksi para buruh ini, Jalan Raya Jombang-Surabaya sempat macet hampir satu jam.

Salah seorang buruh, Muji Harianto, mengatakan buruh kembali terpancing emosinya karena pihak PT Mentari Internasional tidak mendengarkan aspirasi para buruh. Tidak hanya itu pihak perusahaan malah mengancam akan memecat para buruh yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa.

"Kami diancam akan dipecat. Perusahaan nampaknya tidak akan memenuhi tuntutan kami," ujar Muji menjelaskan kepada wartawan, Rabu (25/7/2012).

Menurut Muji, jika perusahaan tidak memenuhi tuntutan, buruh akan tetap menggelar aksi di depan gerbang PT Mentari Internasional. Selain itu, buruh akan melarang ribuan buruh lainnya untuk masuk ke dalah pabrik mainan tersebut. Para buruh menuntut perusahaan menghapus sistem kerja kontrak dan meminta upah lembur yang tidak pernah dibayarkan oleh perusahaan.

"Kami akan melakukan aksi blokir di depan gerbang perusahaan sampai tuntutan kami dipenuhi," ujarnya.
(azh)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak