Poltekpar Makassar, Pemprov dan Pemkot Bahas Potensi Wisata Jeneberang
Selasa, 18 Januari 2022 - 15:55 WIB
loading...
Direktur Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Muhammad Arifin berbicara saat FGD, Selasa (18/1/2022). Foto: SINDOnews/Marhawanti Sehe
A
A
A
MAKASSAR - Direktur Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar , Muhammad Arifin menilai Sungai Jeneberang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Hal itu diungkapkan Arifin saat menghadiri Focuss Group Discussion (FGD) di Aula Gedung Pertemuan Poltekpar, Selasa (18/1/2022).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel, Prof Muhammad Jufri, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem, serta perwakilan asosiasi pariwisata dan lurah setempat.
Baca juga:Poltekpar Makassar Tuan Rumah Rakornas SMK Pariwisata se-Indonesia
"Pengembangan pariwisata Kota Makassar sebagai destinasi wisata unggulan Provinsi Sulawesi Selatan tidak terlepas dari potensi alam, sejarah dan budaya yang cukup dikenal sehingga dalam pengembangannya membutuhkan sebuah perencanaan yang baik dan terintegrasi dengan rencana tata ruang Kota Makassar," kata Arifin.
Dia melanjutkan, kajian pengembangan Sungai Jeneberang sebagai daya tarik wisata bahari di Kota Makassar perlu, karena pemanfaatannya saat ini berpotensi mendegradasi lingkungan dan fungsi utamanya.
"Dengan menjadikan Sungai Jeneberang salah satu destinasi wisata, Kota Makassar bisa memiliki ikon wisata bahari bernilai jual tinggi serta mendukung visi pemkot untuk menjadikan Makassar sebagai kota dunia," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makasar, Muhammad Roem mengatakan, Sungai Jeneberang sudah masuk dalam agenda pengembangan wisata Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Baca juga:Poltekpar Makassar Gelar Wisuda Bersama 5 PTNP
"Pengembangan wisata Jeneberang sudah 20 persen masuk agenda Pemkot. Hanya saja, kita merampungkan data RTH karena Sungai Jeneberang merupakan area sempadan sesuai Peraturan Daerah Kota Makassar nomor 4 tahun 2015 tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Makassar tahun 2015-2034," kata Roem.
Adapun rencana pengembangan pariwisata tersebut di antaranya, Tema River Cruise (Gold Coast Makassar), Edukasi Budaya Maritim (Pinisi Sailing-Island Hoping), Sejarah (Makassar Tempoe Doeloe), Olah Raga Perairan (Water Sport & Recreation), Ekowisata (Nature Conservation), MICE (Floating Meeting), Belanja dan Kuliner (Rampe-rampe Makassar dan Kanrerong).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel, Prof Muhammad Jufri, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem, serta perwakilan asosiasi pariwisata dan lurah setempat.
Baca juga:Poltekpar Makassar Tuan Rumah Rakornas SMK Pariwisata se-Indonesia
"Pengembangan pariwisata Kota Makassar sebagai destinasi wisata unggulan Provinsi Sulawesi Selatan tidak terlepas dari potensi alam, sejarah dan budaya yang cukup dikenal sehingga dalam pengembangannya membutuhkan sebuah perencanaan yang baik dan terintegrasi dengan rencana tata ruang Kota Makassar," kata Arifin.
Dia melanjutkan, kajian pengembangan Sungai Jeneberang sebagai daya tarik wisata bahari di Kota Makassar perlu, karena pemanfaatannya saat ini berpotensi mendegradasi lingkungan dan fungsi utamanya.
"Dengan menjadikan Sungai Jeneberang salah satu destinasi wisata, Kota Makassar bisa memiliki ikon wisata bahari bernilai jual tinggi serta mendukung visi pemkot untuk menjadikan Makassar sebagai kota dunia," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makasar, Muhammad Roem mengatakan, Sungai Jeneberang sudah masuk dalam agenda pengembangan wisata Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Baca juga:Poltekpar Makassar Gelar Wisuda Bersama 5 PTNP
"Pengembangan wisata Jeneberang sudah 20 persen masuk agenda Pemkot. Hanya saja, kita merampungkan data RTH karena Sungai Jeneberang merupakan area sempadan sesuai Peraturan Daerah Kota Makassar nomor 4 tahun 2015 tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Makassar tahun 2015-2034," kata Roem.
Adapun rencana pengembangan pariwisata tersebut di antaranya, Tema River Cruise (Gold Coast Makassar), Edukasi Budaya Maritim (Pinisi Sailing-Island Hoping), Sejarah (Makassar Tempoe Doeloe), Olah Raga Perairan (Water Sport & Recreation), Ekowisata (Nature Conservation), MICE (Floating Meeting), Belanja dan Kuliner (Rampe-rampe Makassar dan Kanrerong).
(luq)
Lihat Juga :