alexametrics

Situs Kerajaan Airlangga ditemukan warga

loading...
Situs Kerajaan Airlangga ditemukan warga
Situs peninggalan Kerajaan Airlangga ditemukan (Muhktar Bagus/sindo TV)
A+ A-
Sindonews.com - Warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), dihebohkan dengan ditemukannya situs bersejarah yang diduga saluran air di kawasan elite pada masa raja Airlangga.

Sudah sepekan ini tim dari Pusat Arkeologi Nasional meneliti situs yang diperkirakan ada sejak abad ke-11 tersebut. Tim dari Pusat Arkeologi Nasional meneliti situs yang ditemukan warga di tengah hutan jati wilayah Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jatim.

Ketua tim peneliti Titi Surti Nastiti mengatakan, dalam penelitian ini tim peneliti melakukan penggalian di tiga titik dan menemukan adanya struktur batu bata merah yang berukuran sangat besar.



"Dilihat dari strukturnya, tim peneliti menduga bangunan ini adalah saluran air yang ada sejak abad ke-11 atau pada zaman Kerajaan Airlangga," ujar Titi menjelaskan kepada wartawan, Kamis (12/7/2012).

Atas temuan ini, lanjut Titi dalam radius satu kilometer di kawasan hutan jati Desa Sumbernongko, tim peneliti menduga kawasan ini dahulunya adalah kawasan elite atau perkampungan para bangsawan.

"Terbukti, di sejumlah lokasi petugas menemukan serpihan tulang belulang hewan ternak, genting dan keramik yang pada masa lalu hanya dimiliki oleh kalangan bangsawan atau orang-orang kaya," tandasnya.

Situs saluran air pada masa Airlangga ini ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang mencari serpihan emas. Sebab sebelumnya di kawasan ini memang sering ditemukan serpihan perhiasan emas yang diduga juga peninggalan dari masyarakat pada masa Airlangga.

Saat melakukan penggalian pada kedalaman 1,5 meter, mata cangkul warga mengenai benda keras dan setelah diperiksa ternyata struktur batu bata merah. Setelah dilaporkan ke aparat desa, Pemerintah Kabupaten Jombang kemudian mendatangkan tim ahli dari Pusat Arkeologi Nasional untuk meneliti situs tersebut.

Menurut salah seorang warga, Yono, penemuan situs bukan kali ini saja ditemukan warga di hutan jati wilayah Desa Sumbernongko. Sebelumnya warga sudah sering menemukannya termasuk arca.

"Namun karena kurangnya respon dari pemerintah setempat arca-arca tersebut sudah dijual oleh warga," ujar Yono menjelaskan.
(azh)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak