Anies Beberkan Alasan Jakarta Revitalisasi Taman Menjadi Garden dan Park

Minggu, 16 Januari 2022 - 18:16 WIB
loading...
Anies Beberkan Alasan...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyuguhkan dan membagikan pemandangan sekaligus pengalaman saat berada di Tebet Eco Park, Minggu (16/1/2021). Foto: IG @aniesbaswedan
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyuguhkan dan membagikan pemandangan sekaligus pengalaman saat berada di Tebet Eco Park. Anies lalu membeberkan alasan Pemprov DKI Jakarta memperbanyak Garden dan Park.

"Dalam bahasa Indonesia kita biasa menyebutnya taman. Tapi dalam bahasa Inggris taman punya dua padanan: Garden dan Park. Apa bedanya?" tulis Anies dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Minggu (16/1/2022).

Baca juga: Revitalisasi Tebet Eco Park, Anies: Sudah Capai 90 Persen

Anies menjelaskan, Garden adalah tempat untuk menikmati pemandangan tanaman dan ragam bunga. Sementara Park adalah taman bermain. "Kota kota itu harus banyak Park. Kita Selama ini tamannya dibangun sebagai Garden," kata Anies.

Atas dasar itulah Pemprov DKI membangun taman yang memiliki fungsi ganda, yakni sebagai Garden dan Park.

Anies Beberkan Alasan Jakarta Revitalisasi Taman Menjadi Garden dan Park


"Begitu kita siapkan tempat seperti ini, membuat warga punya perasaan 'kami terfasilitasi, kami bisa bersama dengan keluarga, kami bisa beraktivitas yang menyenangkan". Karena itulah tujuan kita, Maju Kotanya Bahagia Warganya," kata Anies.

Selama empat tahun terakhir, kata Anies, Pemprov DKI telah membangun dan merevitalisasi taman-taman di Ibu Kota sebagai Park. Salah satunya yang terbaru adalah Tebet Eco Park.

Baca juga: Sambangi Taman Tebet, Anies: Ada 8 Tempat Menarik di Taman 7 Hektare Ini

Taman Tebet Eco Park dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk aktivitas anak-anak dan lansia. "Sebuah taman harus bisa memfasilitasi 4 kelompok yang paling dasar, yaitu penyandang disabilitas, lansia, perempuan (terutama ibu hamil) dan anak-anak. Kalau yang empat kelompok ini terfasilitasi, yang lainnya pasti dapat," kata Anies.

Anies Beberkan Alasan Jakarta Revitalisasi Taman Menjadi Garden dan Park


Menurut Anies, keberadan Park tidak hanya membuat manusia nyaman, tapi juga mengundang beragam satwa, seperti burung.

"Sekarang sudah lebih banyak burung-burung dibandingkan duu, karena mereka menemukan satu tempat yang mereka bisa tinggal secara nyaman," sebut Anies.

Taman Tebet tergolong unik karena memiliki park di kawasan 7 hektare lahan. Tetapi di dalamnya ada 8 zona yang merupakan seperti garden. "Jadi di dalam park ada garden," tukas Anies.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Rekomendasi
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Berita Terkini
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved