Simak, Begini Rumus Jitu Atasi Omicron Kata Kadinkes DKI

Sabtu, 15 Januari 2022 - 12:35 WIB
loading...
Simak, Begini Rumus...
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, kunci mengantisipasi penyebaran varian Omicron tak cukup hanya dengan 3T. Foto: Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya melakukan antisipasi dalam rangka menghadapi gelombang Omicron .

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, kunci mengantisipasi penyebaran varian Omicron tak cukup hanya dengan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Baca juga: Kadinkes DKI: 95 Persen Kasus Omicron Tanpa Gejala

"Kami tentunya kuncinya bukan hanya 3T tapi bagaimana menjaga prokes. Rumusan bahwa 3T, prokes, dan vaksin menjadi kunci. Testing tanpa penguatan prokes dan vaksin yang tidak lengkap tentu pasti menjadi sesuatu yang kurang lengkap untuk saya," ujarWidyastuti dalam Polemik MNC Trijaya bertajuk 'Bersiap Hadapi Omicron' yang digelar secara virtual di Jakarta, Sabtu (15/1/2022).

Untuk testing, kata Widyastuti, pihaknya melakukan di atas standar WHO.

"3T sendiri kita komit untuk testing terus kita tingkatkan. Sebagai informasi, kita per pekan kita testing kasus baru ya sekitar 90 ribu lebih. Sehingga kami berkomitmen itu sesuai standar WHO. Bahkan melampaui 9x standarnya WHO," tambahnya.



"Tracing kami sampaikan intervensi investigasi sejak awal. Meskipun kadang tidak semua kasus indek terbuka sekali. Butuh pendekatan supaya mau membuka informasi secara terbuka. Kita bicara bukan hari ini, tapi mengonfirmasi positif 14 hari sebelumnya," sambungnya.

Dalam melakukan tracing, petugas Puskesmas turut dibantu oleh Bhabinkamtibmas dari Kepolisian. Serta Babinsa dari unsur TNI turut terlibat dalam kegiatan pelacakan itu. Baca juga: Omicron di Krukut Bukan Kasus Pertama, Dinkes DKI Beberkan Soal Lab di Provinsi Tetangga

"Tracing juga kita mengajak bukan hanya jajaran kesehatan kami dibantu tim satgas tingkat wilayah yaitu di desa dan RW terdiri dari pamong setempat dan tim Pak Kapolda dan Pangdam itu bahu-membahu bersama tokoh masyarakat sehingga data kita dapat berjalan dengan baik. Jadi tanpa koordinasi berbagai pihak tim kami di Puskesmas tim kami tidak dapat tembus kepada kontak erat yang begitu luas," tuturnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Rekomendasi
FIFA Cabut Skorsing...
FIFA Cabut Skorsing Balogun, Trump Diduga Intervensi
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Air Mata Neymar dan...
Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,7 Km dari Puncak, Status Siaga!
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Lansia Tewas dalam Kebakaran...
Lansia Tewas dalam Kebakaran di Palmerah Utara
Usai Viral, Bang Jago...
Usai Viral, Bang Jago Pakai Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui...
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui Rombongan PM Singapura saat Bertemu Presiden Prabowo Hari Ini
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved