Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di Kota Bekasi, Omicron Masih Nihil
Jum'at, 14 Januari 2022 - 08:28 WIB
loading...
Kasus aktif Covid-19 di Kota Bekasi mengalami peningkatan. Namun sampai saat ini belum ditemukan kasus Covid-19 varian Omicron. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
BEKASI - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut adanya peningkatan kasus aktif Covid-19 di wilayahnya. Namun sampai saat ini belum ditemukan kasus Covid-19 varian Omicron .
“Di Kota Bekasi memang ada peningkatan (kasus Covid-19), tapi untuk Omicronnya belum ada,” ujar Tri Adhianto kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 646, DKI Jakarta Masih Paling Banyak
Tri merinci, terdapat 16 kasus aktif Covid-19 baru yang tersebar di 10 kelurahan. Tapi Tri memastikan Pemerintah Kota Bekasi sudah memiliki antisipasi tersendiri jika kasus aktif Covid-19 melonjak.
“Yang tetap kita optimalkan adalah terkait dengan prokes dan juga 3T. Tracingnya terus kita perbanyak sehingga tidak menjadi suatu klaster baru,” sebut dia.
Baca juga: Thariq Halilintar Positif Covid-19 Usai dari Turki, Diduga Omicron
Selain itu, pihaknya juga telah menyiagakan rumah sakit yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19. Sampai saat ini rumah sakit tersebut masih dikosongkan.
“Kesiapan RSUD tipe B kita itu 3 lantai, itu sejak kemarin belum kita isi, masih kita kosongkan. Kemudian yang di Chandrabaga sudah ada sekitar 250 bed. Kemudian di beberapa rumah sakit sedang kita inventarisisasi kesiapan yang bisa dioptimalisasi kalo memang nanti ada kebutuhan,” pungkas dia.
Data Dinas Kesehatan Kota Bekasi hingga 12 Januari 2022, terdapat 36 kasus aktif Covid-19. Jumlah tersebut meningkat sejak dua hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 27 kasus aktif. Kasus aktif Covid-19 tersebar di 21 keluarahan dari 56 kelurahan di Kota Bekasi.
“Di Kota Bekasi memang ada peningkatan (kasus Covid-19), tapi untuk Omicronnya belum ada,” ujar Tri Adhianto kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 646, DKI Jakarta Masih Paling Banyak
Tri merinci, terdapat 16 kasus aktif Covid-19 baru yang tersebar di 10 kelurahan. Tapi Tri memastikan Pemerintah Kota Bekasi sudah memiliki antisipasi tersendiri jika kasus aktif Covid-19 melonjak.
“Yang tetap kita optimalkan adalah terkait dengan prokes dan juga 3T. Tracingnya terus kita perbanyak sehingga tidak menjadi suatu klaster baru,” sebut dia.
Baca juga: Thariq Halilintar Positif Covid-19 Usai dari Turki, Diduga Omicron
Selain itu, pihaknya juga telah menyiagakan rumah sakit yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19. Sampai saat ini rumah sakit tersebut masih dikosongkan.
“Kesiapan RSUD tipe B kita itu 3 lantai, itu sejak kemarin belum kita isi, masih kita kosongkan. Kemudian yang di Chandrabaga sudah ada sekitar 250 bed. Kemudian di beberapa rumah sakit sedang kita inventarisisasi kesiapan yang bisa dioptimalisasi kalo memang nanti ada kebutuhan,” pungkas dia.
Data Dinas Kesehatan Kota Bekasi hingga 12 Januari 2022, terdapat 36 kasus aktif Covid-19. Jumlah tersebut meningkat sejak dua hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 27 kasus aktif. Kasus aktif Covid-19 tersebar di 21 keluarahan dari 56 kelurahan di Kota Bekasi.
(thm)
Lihat Juga :