Perampok Sadis Lintas Provinsi Digulung, Pelaku Sempat Kabur ke Riau, NTB, dan Batam

Rabu, 10 Juni 2020 - 20:34 WIB
loading...
Perampok Sadis Lintas...
Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik saat konferensi pers pengungkapan kasus perampokan. Foto/Humas Polda Jabar
A A A
KUNINGAN - SA, JO, IS dan AG, empat perampok lintas provinsi yang beraksi di Kabupaten Kuningan berhasil digulung petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan.

Keempat perampok, SA, JO, IS dan AG, dihadiahi timah panas di kakinya karena melawan petugas saat akan ditangkap. (BACA JUGA: Sakit Hati Disebut Tak Berguna, Pria Ini Bunuh Janda Selingkuhannya di Bandung )

Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan, keempat pelaku sempat kabur ke Provinsi Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Batam. (BACA JUGA: Kota Bandung Rawan Street Crime, Pencuri Gasak Tas Berisi Uang Jutaan di Cicendo )

"Mereka ini komplotan perampok spesialis rumah kosong. Para pelaku beraksi pada bulan puasa lalu," kata Lukman saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di Mapolres Kuningan, Rabu (10/6/2020). (BACA JUGA: Minimarket di Cibaduyut Dibobol Maling, Uang Rp38 Juta Raib )

AKBP Lukman mengemukakan, keempat tersangka melakukan perampokan di rumah Danny Hardani yang beralamat Dusun Pahing RT 005/002, Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan pada Minggu 17 Mei 2020 sekitar pukul 22.00 WIB.

Modus operandi pelaku, merusak pintu rumah. Setelah itu, mereka masuk lalu mengancam pemilik rumah dengan senjata tajam. Kemudian pelaku mengikat tangan, dan kaki korban lalu menyekampnya di dalam sebuah kamar.

Selanjutnya, keempat tersangka mengambil semua barang berharga berupa perhiasan emas dan uang. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp100.000.000.

"Tim Satreskrim Polres Kuningan dibantu oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar mengejar para pelaku hingga ke Riau, NTB dan Batam," ujar Lukman.

Kapolres Kuningan menuturkan, tersangka SA diamankan di Cirebon. Sedangkan tersangka JO diringkus di Batam, IS dibekuk di NTB, dan tersangka AG diamankan di Provinsi Kepulauan Riau. Polres Kuningan masih memburu satu pelaku inisial DO.

Untuk memastikan para pelaku merupakan perampok yang juga beraksi di daerah lain selain Kabupaten Kuningan atau tidak, Lukman akan koordinasi dengan polres di seluruh Jabar dan Indonesia. "Dari empat tersangka, satu warga Cirebon, satu warga Bekasi dan dua pelaku warga Sumbawa," tutur Kapolres.

Selain menangkap empat pelaku, ungkap Lukman, Satreskrim Polres Kuningan mengamankan barang bukti, dua celana panjang merek Rudi Jaya warna hitam bercorak lis warna merah, satu celana panjang mereka Rudi Jaya biru bercorak lis kuning, dan satu pasang sepatu merek Ardiles warna hitam.

Kemudian, dua kaus warna hitam lengan panjang merek Defender, 1 potong kaos berkerah warna hitam lengan pendek merek Aeropostale, 1 masker warna hitam tanpa merek, 1 masker warna biru tua merek Adidas, satu tas slempang warna hitam dengan motif corak bintang merek DG.

Sedangkan dari tangan tersangka, petugas menyita dua buah obeng minus, 1 gunting pemotong besi, warna orange, dua golok, 5 sarung tangan kain warna abu-abu, jam tangan mereka Caprina Storm warna kuning emas, 2 unit handphone Nokia biru dan hitam, 2 unit handpohone OPPO putih silver, dan satu unit mobil Honda CR-V hitam metalik.

"Kendaraan yang digunakan pelaku saat beraksi kami sita, yakni Honda CRV nopol E 1196 LU warna hitam metalik," ungkap AKBP Lukman.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 365 Ayat (1) dan Ayat (2) huruf 1e, 2e, 3e KUHPidana. Tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun penjara, SA, JO, IS dan AG.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Motif Menantu Tega Bunuh...
Motif Menantu Tega Bunuh Eks Mertua di Pekanbaru karena Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta
Bunuh Mantan Mertua,...
Bunuh Mantan Mertua, Menantu Gasak Perhiasan hingga Dolar Singapura
Viral Perampokan Sadis...
Viral Perampokan Sadis di SPBU Kebalen Bekasi, Polisi Buru 4 Pelaku
Suami Tewas dan Istri...
Suami Tewas dan Istri Kritis, Polisi Buru Perampok Sadis di Bekasi
Sadis! Terjerat Utang...
Sadis! Terjerat Utang Judi Online, Pria Rampok Tetangganya dan Bunuh Anak Kecil
Melawan saat Dirampok,...
Melawan saat Dirampok, Karyawan di Bekasi Selamatkan Uang Rp450 Juta
Cerita Anggun C Sasmi...
Cerita Anggun C Sasmi Dua Kali Jadi Korban Perampokan di Paris, Berlian Hasil Kerja Keras Raib
Langka! Tokyo Terkenal...
Langka! Tokyo Terkenal Aman, tapi 3 Rampok Gondol Uang Rp45,8 Miliar di Jalan Ramai
Bank Jerman Dirampok...
Bank Jerman Dirampok saat Libur Natal, Perampok Profesional Bawa Kabur Rp585 Miliar
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved