Pelat Nomor Mati, Bus Klasik di Alam Sutera Ditindak Polisi

Rabu, 12 Januari 2022 - 13:53 WIB
loading...
Pelat Nomor Mati, Bus...
Satlantas Polres Tangsel menindak sejumlah bus yang digunakan sebagai moda angkutan kawasan di Jalan Alam Sutera Boulevard, Tangsel, Rabu (12/01/22). Foto/Hambali/MPI
A A A
TANGERANG SELATAN - Satlantas Polres Tangsel menindak sejumlah bus yang digunakan sebagai moda angkutan kawasan di Jalan Alam Sutera Boulevard, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (12/01/22). Bus -bus berbentuk klasik itu disebut melanggar UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Salah satu yang dilanggar dalam UU No 22/2009 tersebut terkait penggunaan pelat nomor kendaraan yang tertuang dalam Pasal 280. Di mana diketahui, pelat nomor pada masing-masing bus sudah kadaluarsa sejak tahun 2019 silam.

Pantauan di lokasi, bus-bus itu didatangi petugas kepolisian yang langsung memeriksa pelat nomor kendaraan. Para pengemudi diingatkan agar sementara waktu tak melanjutkan operasional bus hingga proses administrasinya diselesaikan.

"Kita sudah cek dan lakukan penindakan. SIM-nya kita tahan," ungkap Kanit Turjawali Satlantas Polres Tangsel, Iptu Rokhmatulloh kepada wartawan Rabu (12/1/2002). Baca: 3 Gedung Kosong Angker di Bekasi, Nomor 2 Sering Terdengar Tangis Anak Kecil

Bus berwarna dominan merah itu beroperasi terbatas. Rutenya sendiri terbagi pada beberapa jalur, yakni jalur merah, kuning, hijau dan biru. Pada beberapa titik disediakan pula halte bagi para penumpangnya.

"Kalau berdasarkan UU No 22/2009, maka bisa kita tilang. Sementara ini kita belum cek surat-surat kendaraannya, karena alasannya masih di manajemen. Nanti kalau terbukti STNK nya juga mati, maka bus-bus ini akan kita amankan," ujar Rokhmat.

Akibat penertiban petugas, bus-bus itu nampak menghentikan operasionalnya di lapangan. Namun hal tersebut tak diketahui para penumpang yang sudah menunggu berjam-jam di halte.

"Iya tumben, ini saya menunggu udah hampir 2 jam nggak datang busnya. Enggak tahu kenapa ya," tutur LN, pria paruh baya yang bertanya pada sekuriti di lokasi.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Korlantas Gelar Operasi...
Korlantas Gelar Operasi Patuh mulai 8 Juni, Pelanggaran Pelat Nomor Bakal Jadi Target
Bus Jemaah Haji Indonesia...
Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Arab Saudi, Kemlu: 10 Orang Luka-luka
Rekomendasi
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
12 Jenis Pisang Terbaik...
12 Jenis Pisang Terbaik di Dunia, Nomor 4 dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved