Bea Cukai Yogyakarta Kembali Kawal Kedatangan Kargo Impor 20 Ton Vanili

Rabu, 10 Juni 2020 - 19:11 WIB
loading...
Bea Cukai Yogyakarta...
Bea Cukai Yogyakarta Kembali Kawal Kedatangan Kargo Impor 20 Ton Vanili
A A A
YOGYAKARTA - Memasuki masa pemulihan ekonomi nasional, Bea Cukai Yogyakarta kembali memberikan pelayanan dan pengawasan untuk mendorong berlangsungnya roda perekonomian Indonesia.

Salah satunya melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas kedatangan sarana pengangkut Air Niugini asal Papua Nugini yang membawa vanili dengan total berat 20 ribu kilogram, Minggu (7/6/2020) di bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Monitoring dan pemeriksaan kargo dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Hengky TP Aritonang bersama PT Gapura Angkasa dan Balai Karantina Pertanian Yogyakarta.

Hengky mengungkapkan vanili ini diimpor oleh PT Agri Spice Indonesia (PT ASI), salah satu importir yang telah mendapatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dari Bea Cukai. Ia menjelaskan, kedatangan kargo dari Papua Nugini ini merupakan yang pertama dan terbesar di Bandara YIA sejak beroperasinya bandara ini secara penuh. “Kegiatan importasi ini merupakan importasi yang besar untuk kedua kalinya kami layani di Bandara YIA,” ungkapnya.

Dengan fasilitas yang dimilikinya ini PT ASI mendapatkan keringanan pembebasan bea masuk, serta PPN tidak dipungut. Selain itu, diberikan fasilitas fiskal dari Direktorat Jenderal Pajak dengan pembebasan PPh pasal 22 impor dalam skema Insentif Pajak.

“Bea Cukai akan selalu mengedepankan pelayanan dan mengawasi ekspor impor secara optimal meski di tengah masa pandemi, kami tetap bekerja untuk Indonesia,” ujar Hengky.

Kedatangan kargo vanilla dari Papua Nugini tersebut dikawal oleh Bea Cukai Yogyakarta sejak dua minggu sebelum kedatangan, yang terdiri dari proses pemberitahuan pengangkutan dan pabean agar tidak ada kendala dalam proses importasinya.

Untuk memastikan kebenaran pemberitahuan manifest dan keamanan importasi yang dimaksud, Bea Cukai Yogyakarta melaksanakan pemeriksaan pembongkaran dan pesawat pengangkut barang impor tersebut. Yakni, dengan mencocokkan jumlah dan jenis barang pada manifest dengan barang yang diangkut.

Kargo yang diangkut oleh pesawat Air Nugini ini mengangkut komoditas berupa vanilla sebanyak 20 ton. Penerima barang tersebut adalah PT Agri Spice Indonesia yang berlokasi di Klaten. Sementara pengurusan dokumen dilakukan oleh Perusahaan Pengurus Jasa Kepabeanan (PPJK) Fin Logistics Yogyakarta.

“Kedatangan kargo perdana yang dipantau oleh Bea Cukai Yogyakarta menunjukkan bahwa Bandara YIA telah siap untuk mendukung proses bisnis yang memanfaatkan sarana pengangkut udara,” pungkas Hengky.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved