Harga Minyak Goreng Meroket, Warteg Naikkan Harga Lauk Pauk
Selasa, 11 Januari 2022 - 11:26 WIB
loading...
Pengusaha Warteg berencana menaikan harga lauk pauk menyusul harga minyak goreng masih tinggi. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Harga minyak goreng saat ini masih berkisar Rp40 ribu per dua liter, membuat para pengusaha Warung Tegal (Warteg) pusing tujuh keliling dalam menjalankan usahanya.
Ketua Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni mengatakan, minyak goreng merupakan bahan utama dalam membuat semua hidangan. Karena sangat dibutuhkan bahkan hampir digunakan setiap harinya.
”Rata-rata menggunakan minyak goreng itu untuk menjalankan usaha Warteg membutuhkan 2-4 liter,” kata Mukroni di Jakarta Timur, Selasa (11/1/2022). Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Sambal Warteg Nggak Lagi Gratis
Kenaikan minyak goreng yang tak kunjung pulih memaksa para pengusaha tak bisa membuat pilihan menaikkan harga. Pasalnya, jika harga hidangan di Warteg naik kemungkinan pelanggan pun akan beralih dan akan membuat para pengusaha warteg kehilangan pendapatan.
Namun, kata dia, bila harga minyak goreng tidak kunjung turun hingga bulan akhir Januari 2022, Kowantara yang beranggotakan 10 ribu pengusaha Warteg membuka peluang menaikkan harga menu.”Nunggu akhir bulan ini, kemungkinan harganya naik,” ujarnya. Baca juga: 10 Menu Warteg Terfavorit, Tumis Usus Paling Digemari
Ketua Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni mengatakan, minyak goreng merupakan bahan utama dalam membuat semua hidangan. Karena sangat dibutuhkan bahkan hampir digunakan setiap harinya.
”Rata-rata menggunakan minyak goreng itu untuk menjalankan usaha Warteg membutuhkan 2-4 liter,” kata Mukroni di Jakarta Timur, Selasa (11/1/2022). Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Sambal Warteg Nggak Lagi Gratis
Kenaikan minyak goreng yang tak kunjung pulih memaksa para pengusaha tak bisa membuat pilihan menaikkan harga. Pasalnya, jika harga hidangan di Warteg naik kemungkinan pelanggan pun akan beralih dan akan membuat para pengusaha warteg kehilangan pendapatan.
Namun, kata dia, bila harga minyak goreng tidak kunjung turun hingga bulan akhir Januari 2022, Kowantara yang beranggotakan 10 ribu pengusaha Warteg membuka peluang menaikkan harga menu.”Nunggu akhir bulan ini, kemungkinan harganya naik,” ujarnya. Baca juga: 10 Menu Warteg Terfavorit, Tumis Usus Paling Digemari
Lihat Juga :