Varian Omicron Meningkat, Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Tembus 1.300 Orang
Kamis, 06 Januari 2022 - 23:54 WIB
loading...
Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, hingga Kamis (6/1/2022) pukul 20.00 WIB, mencapai 1.300 orang.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, hingga Kamis (6/1/2022) pukul 20.00 WIB, mencapai 1.300 orang. Angka ini meningkat dibandingkan sebelum kasus Covid-19 varian Omicron mencuat.
Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego mengatakan, hingga malam ini pasien Covid-19 yang selesai perawatan di RSDC Wisma Atlet mengalami penambahan.
"Pasien Covid dari 1.304 pasien berkurang 4 orang menjadi 1.300 pasien. Hal ini menunjukkan bahwa perawatan yang dilaksanakan secara intensif di Wisma Atlet dapat mempercepat proses penyembuhan yang berdampak pengurangan jumlah pasien secara signifikan," kata Mintoro dalam keterangan tertulis pada Kamis (6/1/2022).
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit (RS) yang merawat pasien Covid-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan di awal 2022. Baca: Mayoritas Pasien Covid-19 di Jakarta Pelaku Perjalanan Luar Negeri
"Penyebabnya adalah pelaku perjalanan luar negeri yang terus bertambah," kata Widyastuti pada Rabu, 5 Januari 2022 kemarin. Menurut dia, dari total 3.879 tempat tidur isolasi, terisi 7% atau 276 pasien isolasi. Sedangkan, dari total 647 tempat tidur ICU, terisi 5% atau 31 pasien ICU.
Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego mengatakan, hingga malam ini pasien Covid-19 yang selesai perawatan di RSDC Wisma Atlet mengalami penambahan.
"Pasien Covid dari 1.304 pasien berkurang 4 orang menjadi 1.300 pasien. Hal ini menunjukkan bahwa perawatan yang dilaksanakan secara intensif di Wisma Atlet dapat mempercepat proses penyembuhan yang berdampak pengurangan jumlah pasien secara signifikan," kata Mintoro dalam keterangan tertulis pada Kamis (6/1/2022).
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit (RS) yang merawat pasien Covid-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan di awal 2022. Baca: Mayoritas Pasien Covid-19 di Jakarta Pelaku Perjalanan Luar Negeri
"Penyebabnya adalah pelaku perjalanan luar negeri yang terus bertambah," kata Widyastuti pada Rabu, 5 Januari 2022 kemarin. Menurut dia, dari total 3.879 tempat tidur isolasi, terisi 7% atau 276 pasien isolasi. Sedangkan, dari total 647 tempat tidur ICU, terisi 5% atau 31 pasien ICU.
Lihat Juga :