Kebutuhan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Tahun 2022 Terjamin
Kamis, 06 Januari 2022 - 15:00 WIB
loading...
Kebutuhan Batu Bara untuk pembangkit listrik Tahun 2022 terjamin. Foto/Istimewa
A
A
A
BEKASI - Dukungan penuh dan kehadiran pemerintah terus dirasakan PLN terhadap situasi yang dihadapi perseroan dalam memastikan terpenuhinya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik, demi menjaga keandalan listrik nasional dan melindungi kepentingan nasional.
Kekinian, PLN telah mendapatkan tambahan komitmen pasokan batu bara untuk bulan Januari 2022 sebesar 3,2 juta ton dari total rencana 5,1 juta ton. Baca juga: Direktur Energi Primer Diganti, Ini Susunan Direksi PLN Terbaru
Tambahan komitmen pasokan batu bara ini didapat dari para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Dengan kondisi pasokan yang belum sepenuhnya aman, PLN akan memprioritaskan penyaluran batu bara bagi pembangkit-pembangkit listrik dengan level Hari Operasi-nya (HOP) rendah.
Pemerintah telah menegaskan bahwa kebutuhan batu bara untuk seluruh pembangkit listrik PLN merupakan kepentingan nasional yang harus didahulukan oleh setiap pemegang IUP dan IUPK.
Hal ini sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan terkait dalam rangka digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, termasuk dalam hal ini pemenuhan energi primer untuk keandalan operasi PLN. Baca juga: PLN Dapat Pasokan Batu Bara 13,9 Juta Ton, RI Tidak Jadi Krisis Listrik?
Manager PLN UP3 Bekasi Rahmi Handayani mengatakan, bahwa pemerintah telah mengambil kebijakan tepat untuk memastikan kebutuhan energi primer PLN khususnya batu bara dapat terpenuhi.”Berkat dukungan ini, potensi padamnya listrik 10 juta pelanggan PLN dapat dihindari,” kata Rahmi, Selasa (4/01/2022).
Kekinian, PLN telah mendapatkan tambahan komitmen pasokan batu bara untuk bulan Januari 2022 sebesar 3,2 juta ton dari total rencana 5,1 juta ton. Baca juga: Direktur Energi Primer Diganti, Ini Susunan Direksi PLN Terbaru
Tambahan komitmen pasokan batu bara ini didapat dari para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Dengan kondisi pasokan yang belum sepenuhnya aman, PLN akan memprioritaskan penyaluran batu bara bagi pembangkit-pembangkit listrik dengan level Hari Operasi-nya (HOP) rendah.
Pemerintah telah menegaskan bahwa kebutuhan batu bara untuk seluruh pembangkit listrik PLN merupakan kepentingan nasional yang harus didahulukan oleh setiap pemegang IUP dan IUPK.
Hal ini sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan terkait dalam rangka digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, termasuk dalam hal ini pemenuhan energi primer untuk keandalan operasi PLN. Baca juga: PLN Dapat Pasokan Batu Bara 13,9 Juta Ton, RI Tidak Jadi Krisis Listrik?
Manager PLN UP3 Bekasi Rahmi Handayani mengatakan, bahwa pemerintah telah mengambil kebijakan tepat untuk memastikan kebutuhan energi primer PLN khususnya batu bara dapat terpenuhi.”Berkat dukungan ini, potensi padamnya listrik 10 juta pelanggan PLN dapat dihindari,” kata Rahmi, Selasa (4/01/2022).
Lihat Juga :