Dewan Desak Pemkot Makassar Gelar Tender Awal Tahun

Minggu, 02 Januari 2022 - 22:39 WIB
loading...
Dewan Desak Pemkot Makassar...
Anggota DPRD Makassar mendorong agar Pemkot segera melakukan tender di awal tahun. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar, meminta pemerintah kota segera menggelar tender memasuki awal tahun 2022 agar sejumlah proyek bisa cepat dilakukan.

Sekretaris Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli mengatakan, banyak program tahun 2021 lalu yang gagal tender lantaran lamban didorong pemerintah kota.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Terima Aduan Soal Bantuan Tidak Merata

"Mereka ini perlu disurati, 52 SKPD dan 15 Camat ini, supaya bisa berkoordinasi dengan baik, insyaallah awal tahun ini sudah bisa dimasukkan untuk proses lelang," terangnya.

Legislator PPP ini menilai persoalan ini sudah menjadi masalah tahunan, sehingga menurutnya sudah perlu dilakukan perombakan total di Kota Makassar khususnya ULP.

Apalagi belum lama ini Komisi C menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah kontraktor lantaran banyaknya Pokja Pemkot yang bermasalah.

"Sepertinya Pokja ini memperlambat proses tender. Sudah ada pemenang tapi barangkali dia tidak siap waktu untuk proses kerja, makanya dia batalkan beberapa tender. Banyak tender yang siap dikerjakan dia tidak kerjakan karena Pokjanya ini merasa tidak bisa rampung," terangnya.

Dia mengharapkan pelantikan 23 JPT 31 Desember lalu bisa mendorong realisasi pembangunan di tahun 2022 ini.

"Karena minim memang (pembangunan), jadi kiranya kita meminta semua usulan OPD di Makassar untuk ditender di awal tahun ini," tegas dia.

Anggota Komisi C Fraksi Golkar Andi Suharmika memepertanyakan pengerjaan proyek yang masih banyak berjalan hingga awal tahun 2022. Padahal pengerjaan tersebut seyogyanya sudah rampung sejak Desember lalu.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Dorong Peningkatan Baca Tulis Al-Qur'an

"Ini hasil tinjauan kita banyak program yang jalan, padahal pagu anggaran itu di 2020-2021, ada beberapa titik yang belum terselesaikan, di Dapil itu banyak setelah kita pantau, semisal drainase, itu kan masih pengeringan artinya belum selesai," katanya.



Suharmika mendesak Dinas Pekerjaan Umum untuk memberikan penjelasan terkait hal ini. Apalagi belum ada laporan yang masuk terkait pengerjaan-pengerjaan tersebut.

"Kita minta penjelasannya, apa dasar hukumnya sehingga pengerjaan hari ini tetap berlangsung? Apakah itu diadendum atau apa, karena tidak laporan ke kami, kita tau memungkinkan adanya adendum, pengerjaan 20 sampai berapa puluh hari, ada baiknya PU memberikan keterangan ke publik," ujarnya.

Dia mengatakan akan melakukan koordinasi lanjungan bersama dengan Komisi C, pihaknya akan melakukan pertemuan bersama PU untuk merampungkan hal ini.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Pemerintah Aceh Tandatangani...
Pemerintah Aceh Tandatangani Kontrak Proyek APBA Senilai 1 Triliun
Proyek Tol Sentul-Karawang...
Proyek Tol Sentul-Karawang Rp34,75 Triliun Siap Tender, Target Operasi 2029
Gagal Dibangun, 2 Proyek...
Gagal Dibangun, 2 Proyek Tol Warisan Jokowi Bakal Dilelang Ulang
Catat! Anak-Cucu BUMN...
Catat! Anak-Cucu BUMN Dilarang Ikut Tender di Bawah Rp15 Miliar
Rekomendasi
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved