Gagal Interpelasi Formula E, PDIP DKI Malah Tanya 191 Pohon di Monas

Rabu, 29 Desember 2021 - 19:59 WIB
loading...
Gagal Interpelasi Formula...
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta sepertinya konsisten menolak pagelaran Formula E yang resmi digelar di kawasan Ancol pada Juni 2022 mendatang. Setelah gagal melakukan hak interpelasi, kali ini PDIP mempertanyakan keberadaan 191 pohon yang telah ditebang di kawasan Monas pada akhir 2019 lalu.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, sebanyak 191 pohon di kawasan Monas telah ditebang sejak akhir 2019 dalam rangka revitalisasi Monas. Hingga kini nasib 191 pohon bersejarah yang ditebang dengan menelan anggaran sebesar Rp71 miliar tidak diketahui keberadaannya.
Baca juga: Sahroni: Jangan Semua Kegiatan BUMD dan Pemprov DKI Dikaitkan Formula E

"Pada 2020 yang lalu, Pemprov DKI menjanjikan akan mengganti dengan sejumlah pohon yang baru sebanyak 573 pohon. Faktanya meskipun pohon-pohon tersebut tidak dapat menggantikan 191 pohon bersejarah hingga kini baik jumlah pohon maupun lokasi penanamannya belum juga dapat diketahui," ujar Gembong, Rabu (29/12/2021).

Menurut dia, Pemprov DKI belum memberi penjelasan kepada publik tujuan revitalisasi Monas sehingga harus mengorbankan 191 pohon yang memiliki nilai sejarah dan banyak di antaranya merupakan pohon-pohon yang ditanam oleh diplomat negara sahabat sebagai simbol perhatian kepada kepedulian lingkungan hidup yang kian hari semakin rusak. Kini simbol tersebut tidak dapat serta merta digantikan oleh sesuatu yang tidak punya makna setara dengan simbol yang telah hilang.
Baca juga: Alasan Formula E Jakarta 2022 Digelar di Ancol

Pasca ditetapkannya Ancol sebagai lokasi balapan Formula E, Fraksi PDIP DKI meminta pihak penyelenggara agar tidak melakukan kesalahan yang sama dengan Monas yaitu melakukan pembangunan dengan sembarangan tanpa memerhatikan lingkungan di wilayah tersebut.

"Fraksi PDIP sejak awal tetap konsisten meminta transparansi terkait penyelengaraan Formula E yang telah menghabiskan anggaran sebesar Rp560 miliar sekaligus meminta studi kelayakan penyelenggaraan Formula E di Ancol yang rencananya digelar tahun 2022," ujar Gembong.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Rekomendasi
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved