Lagi Emosi, Ibu Korban Kasus Dugaan Pencabulan di Bekasi Minta Maaf ke Polisi

Senin, 27 Desember 2021 - 22:26 WIB
loading...
Lagi Emosi, Ibu Korban...
Ibu korban kasus dugaan pencabulan di Bekasi, DR (34), meminta maaf kepada pihak kepolisian terkait penyampaian keterangan bahwa korban disuruh polisi tangkap sendiri pelaku yang kemudian viral di publik. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Ibu korban kasus dugaan pencabulan di Bekasi, DR (34), meminta maaf kepada jajaran aparat kepolisian terkait penyampaian keterangan bahwa korban disuruh polisi tangkap sendiri pelaku yang kemudian viral di publik. Dia mengaku saat itu dalam keadaan emosi.

"Saya minta maaf juga kemarin saya dalam keadaan emosi," kata DR melalui pernyataannya di sebuah video, Senin (27/12/2021).

Pihak kepolisian telah menyambut dengan baik terkait penanganan kasus dugaan pencabulan yang dialami anaknya. "Kapolres dan jajaran serta penyidik PPA menyambut saya dengan baik. Sudah, sudah ada penjelasan," ujar DR.
Baca juga: Korban Disuruh Polisi Tangkap Sendiri Pelaku Pencabulan, Propam Turun Tangan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebutkan DR telah menyambangi Polres Bekasi Kota pada Minggu 26 Desember 2021 malam. Polda Metro Jaya memastikan bakal melakukan proses hukum apabila dalam proses pendalamannya ditemukan dugaan tindak pidana.

Sebelumnya, ibu korban DR menyampaikan kepada publik bahwa kasus dugaan pencabulan terungkap ketika anaknya mengeluhkan sakit di bagian kemaluannya.

Setelah mendapatkan pengakuan korban, orang tua korban membuat laporan ke polisi terkait dugaan pencabulan pada Selasa (21/12/2021) dini hari. Kemudian, paginya dilakukan visum di RSUD Kota Bekasi.
Baca juga: 9 Bocah Korban Pencabulan di Cengkareng dalam Perlindungan P2TP2A

Saat hasil visum keluar, dia ditelepon ketua RT tempat tinggalnya bahwa tersangka mencoba kabur ke Surabaya. DR sempat bercerita bahwa tidak mendapatkan perlakuan baik dari pihak kepolisian terkait laporannya tersebut. Dia mengklaim polisi memintanya untuk menangkap sendiri si pelaku.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Berita Terkini
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Infografis
Bos Meta Minta Maaf...
Bos Meta Minta Maaf ke Orangtua yang Anaknya Jadi Korban Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved