Dikira Bom, Paket dari KASAD Bikin Geger Perumahan Perwira TNI di Makassar
Senin, 27 Desember 2021 - 20:03 WIB
loading...
Tim Gegana berkumpul di lokasi penemuan kotak plastik yang diduga merupakan bom di Perumahan Perwira Kodam XIV Hasanuddin, Jalan Andi Mappaoddang, Minggu (26/12). Foto: Dokumentasi polisi
A
A
A
MAKASSAR - Seorang perwira tentara TNI berpangkat mayor sempat dibuat panik setelah menemukan paket kotak plastik di depan rumahnya Kompleks Perumahan Perwira Kodam XIV Hasanuddin, Jalan Andi Mappaoddang, Kota Makassar, Minggu (26/12) malam.
Kasi Humas Polrestabes Makassar , AKP Lando menjelaskan, kotak plastik itu dibungkus lakban kuning tersimpan di atas tembok depan pagar rumah Mayor CKU Iwan. Karena merasa aneh, dengan paket tersebut TNI berpangkat satu bunga itu melaporkan ke polisi.
Baca juga:Kotoran Hewan Disangka Bom, Polisi Sebut Orang Iseng
"Apalagi karena tidak ada identitas tidak ada tulisan, makanya orang curiga. Yah khawatirlah. Paketnya tidak jelaslah ditujukan kepada siapa dan dia sendiri (merasa) tidak pernah memesan barang," kata Lando kepada SINDOnews, Senin (27/12).
Dia menerangkan setelah informasi diterima, kepolisian bergerak menerjunkan Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Brimob Polda Sulsel . "Unit Jibom mengamankan barang bukti yang diduga bom selanjutnya dibawa Detasemen Gegana untuk diurai," jelas Lando.
Kasi Humas Polrestabes Makassar , AKP Lando menjelaskan, kotak plastik itu dibungkus lakban kuning tersimpan di atas tembok depan pagar rumah Mayor CKU Iwan. Karena merasa aneh, dengan paket tersebut TNI berpangkat satu bunga itu melaporkan ke polisi.
Baca juga:Kotoran Hewan Disangka Bom, Polisi Sebut Orang Iseng
"Apalagi karena tidak ada identitas tidak ada tulisan, makanya orang curiga. Yah khawatirlah. Paketnya tidak jelaslah ditujukan kepada siapa dan dia sendiri (merasa) tidak pernah memesan barang," kata Lando kepada SINDOnews, Senin (27/12).
Dia menerangkan setelah informasi diterima, kepolisian bergerak menerjunkan Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Brimob Polda Sulsel . "Unit Jibom mengamankan barang bukti yang diduga bom selanjutnya dibawa Detasemen Gegana untuk diurai," jelas Lando.
Lihat Juga :