Jadi Momok di Musim Hujan, 26.500 Pohon Rawan Tumbang di Jaksel Dipangkas
Sabtu, 18 Desember 2021 - 20:09 WIB
loading...
Petugas mengevakuasi pohon tumbang di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Pohon tumbang di wilayah Jakarta Selatan jadi momok saat memasuki musim hujan seperti sekarang ini. Beberapa hari terakhir banyak pohon tumbang, bahkan ada yang menimpa pengendara hingga tewas.
Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Pemotor di Pondok Indah hingga Tewas
"Hari-hari terakhir ini di wilayah Jakarta Selatan termasuk tinggi tingkat pohon tumbangnya saat hujan deras dan angin. Ada beberapa lokasi kejadian. Kemarin saja ada 16 lokasi pohon tumbang," ujar Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan Winarto, kepada wartawan, Sabtu (18/12/2021).
Untuk itu, pihaknya terus melakukan penopingan/pemangkasan guna mengantisipasi pohon tumbang. Sejak awal tahun hingga Desember ini, pihaknya telah melakukan penopingan terhadap 26.500 pohon.
"Di Jakarta Selatan ini jumlahnya ada sekitar 6.000 pohon. Setahun ini atau sampai bulan Desember 2021 saat ini, kita sudah pangkas atau noping sekitar 26.500-an pohon," katanya.
Baca juga: Puncak Musim Hujan, BNPB Sebut 5 Daerah Ini Paling Rawan Banjir
Menurutnya, penopingan itu dilakukan pada pohonan yang memang harus dipangkas, apalagi sampai dianggap rawan tumbang. Selain itu, penopingan dilakukan manakala ada aduan dari warga tentang adanya pohon rawan tumbang di titik tertentu.
"Secara rutin kita melakukan penopingan, baik ringan, sedang, maupun berat, yang mana secara visual saja itu sudah bisa kelihatan ini pohon harus dilakukan penopingan atau umumnya (pohonnya sudah sangat) tinggi," tuturnya.
Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Pemotor di Pondok Indah hingga Tewas
"Hari-hari terakhir ini di wilayah Jakarta Selatan termasuk tinggi tingkat pohon tumbangnya saat hujan deras dan angin. Ada beberapa lokasi kejadian. Kemarin saja ada 16 lokasi pohon tumbang," ujar Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan Winarto, kepada wartawan, Sabtu (18/12/2021).
Untuk itu, pihaknya terus melakukan penopingan/pemangkasan guna mengantisipasi pohon tumbang. Sejak awal tahun hingga Desember ini, pihaknya telah melakukan penopingan terhadap 26.500 pohon.
"Di Jakarta Selatan ini jumlahnya ada sekitar 6.000 pohon. Setahun ini atau sampai bulan Desember 2021 saat ini, kita sudah pangkas atau noping sekitar 26.500-an pohon," katanya.
Baca juga: Puncak Musim Hujan, BNPB Sebut 5 Daerah Ini Paling Rawan Banjir
Menurutnya, penopingan itu dilakukan pada pohonan yang memang harus dipangkas, apalagi sampai dianggap rawan tumbang. Selain itu, penopingan dilakukan manakala ada aduan dari warga tentang adanya pohon rawan tumbang di titik tertentu.
"Secara rutin kita melakukan penopingan, baik ringan, sedang, maupun berat, yang mana secara visual saja itu sudah bisa kelihatan ini pohon harus dilakukan penopingan atau umumnya (pohonnya sudah sangat) tinggi," tuturnya.
(thm)
Lihat Juga :