Siswi Korban Pencabulan Oknum Honorer Kelurahan Ditawari Jadi Pegawai Pemkot Tangsel

Kamis, 16 Desember 2021 - 13:27 WIB
loading...
Siswi Korban Pencabulan...
Wakil Wali Kota Pilar Saga Ikhsan.Foto/Hambali/MPI
A A A
TANGERANG SELATAN - Pemkot Tangerang menawarkan tiga siswa SMK yang menjadi korban pencabulan oknum pegawai Kelurahan Jombang untuk menjadi pegawai di lingkungan Pemkot. Ini sebagai bentuk apresiasi atas keberanian para korban mengadukan pelecehan oknum tersebut.

Wakil Wali Kota Pilar Saga Ikhsan mendatangi kediaman salah satu siswi korban pencabulan di kawasan Ciater, Serpong, Kamis (16/12/21). Setelah bertemu langsung dengan ibu korban, Pilar memuji keberanian siswi tersebut yang mau mengadukan pelecehan oknum pegawai kelurahan itu.

Sebagai apresiasi, ketiga korban ditawari menjadi pegawai Pemkot Tangsel."Saya bilang, ya sudah nanti kamu kalau lulus dari SMK biar kamu kerja saja jadi honorer di kita, jadi TKS di Pemkot Tangsel. Kamu itu hebat, kamu itu berani menyuarakan kebenaran," kata Pilar menirukan pembicaraanya kepada korban.

Pilar geram atas kelakuan oknum pegawai berinisial SA (54) itu. Dia mengimbau agar masyarakat tak takut melaporkan kejadian serupa, siapapun pelakunya. Sehingga menimbulkan efek jera atas perbuatan tersebut. Baca: 3 Siswi PKL Jadi Korban Pelecehan Seksual Pegawai Kelurahan di Tangsel

"Memang ada keraguan kata anaknya (korban), ini tolong semua pihak sekolah di Tangsel kalau ada anak sekolahnya, muridnya itu melaporkan, tolong segera direspons dan percayakan kepada kita. Pemkot Tangsel itu enggak bakal pernah melindungi orang-orang yang kayak gitu," tegasnya.

Salah satu korban sendiri merupakan anak yatim, di mana ibu kandungnya kini menjadi tulang punggung dengan berjualan soto. Atas kejadian itu, Pilar mewakili Pemkot Tangsel meminta maaf langsung kepada korban.

"Saya mewakili pemerintah meminta maaf dan memastikan kasus ini akan berlanjut terus," ucapnya. Sebelumnya diberitakan, oknum SA mencabuli 3 siswi masing-masing berinisial AN (16), NA (16) dan AW (17).

Ketiga korban sejak 2 bulan lalu menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di kantor kelurahan tersebut. Kejadian itu sempat ditangani Satgas Perlindungan Anak (PA) Kelurahan Jombang hingga baru mencuat ke publik pada Rabu 15 Desember 2021 kemarin.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger! Warga Kepung...
Geger! Warga Kepung Rumah Kyai yang C4b*l1 50 Santriwati
GEBRAK Perkuat Edukasi...
GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif
Pesantren Harus Jadi...
Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, Perempuan Bangsa Hadirkan Modul Anti Pencabulan
Rekomendasi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Berita Terkini
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved