Bea Cukai Sulbagsel Gencarkan Patroli Siber Cegah Peredaran Narkoba
Selasa, 14 Desember 2021 - 20:01 WIB
loading...
Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Nugroho Wahyu Widodo. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa
A
A
A
MAKASSAR - Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) memasifkan pengawasan melalui patroli siber, yang menyasar peredaran narkoba di momentum Natal dan tahun baru 2022.
Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Nugroho Wahyu Widodo menyebut telah membentuk tim khusus yang mengawasi lalu lintas informasi terkait pengiriman barang di internet.
Baca juga:Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 207 Ton Rotan di Laut Natuna
"Kami peringatkan untuk pelaku baik pengedar maupun bandar. Kami punya tim siber yang kerap memantau pengiriman terkait dengan narkoba ," kata Nugroho di kantornya, Selasa (14/2).
Dia menyatakan, tim siber tersebut terhubung komunikasi dengan instansi Polri, BNN, dan juga jasa pengiriman. Jika tim ini menemukan aktivitas transaksi barang yang dianggap mencurigakan, mereka akan berkoordinasi dengan petugas-petugas dari instansi itu.
Nugroho menjelaskan, peredaran gelap narkoba sudah sangat meresahkan. Bahkan telah masuk ke lingkungan pelosok. "Dan ini harus menjadi musuh kita bersama dan kita lawan," tuturnya.
Baca juga:Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp5,2 Miliar
Tim ini, diakuinya berpatroli siber dengan melacak situs-situs dan aplikasi pertemanan yang punya medium jual beli atau marketplace. "Jika ada barang ilegal yang dicurigai, mereka akan laporkan segera kita tangkap," tegas Nugroho.
Dia mengaku telah berkoordinasi intens dengan petugas kemaritiman untuk menindak bila mana ada dugaan narkoba yang masuk melalui pintu transportasi laut. Para petugas gabungan akan berjaga lengkap. "Kami juga dibantu anjing pelacak milik BNN," ungkapnya.
Nugroho menjamin, sinergi yang terbangun bakal menekan atau bahkan mencegah masuknya barang ilegal, baik minuman keras, rokok, lebih-lebih narkoba.
Baca juga:Bea Cukai Imbau Masyarakat Hindari Vape Ilegal
"Semua, instansi kita bersinergi. Termasuk yang pagi ini kita sinergi dengan aparat kemaritiman untuk menjaga di momen Natal dan tahun baru peredaran dan penyelundupan narkoba meningkat. Termasuk barang ilegal lainnya," ungkap Nugroho.
Dia menyampaikan kepada masyarakat, agar lebih cerdas dalam membeli. "Hati-hati membeli paket ilegal, seperti rokok yang tidak ada cukainya. Ini sudah mulai banyak lewat titipan kilat. Banyak yang tidak ada pita cukainya. Itu ilegal," tukasnya.
Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Nugroho Wahyu Widodo menyebut telah membentuk tim khusus yang mengawasi lalu lintas informasi terkait pengiriman barang di internet.
Baca juga:Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 207 Ton Rotan di Laut Natuna
"Kami peringatkan untuk pelaku baik pengedar maupun bandar. Kami punya tim siber yang kerap memantau pengiriman terkait dengan narkoba ," kata Nugroho di kantornya, Selasa (14/2).
Dia menyatakan, tim siber tersebut terhubung komunikasi dengan instansi Polri, BNN, dan juga jasa pengiriman. Jika tim ini menemukan aktivitas transaksi barang yang dianggap mencurigakan, mereka akan berkoordinasi dengan petugas-petugas dari instansi itu.
Nugroho menjelaskan, peredaran gelap narkoba sudah sangat meresahkan. Bahkan telah masuk ke lingkungan pelosok. "Dan ini harus menjadi musuh kita bersama dan kita lawan," tuturnya.
Baca juga:Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp5,2 Miliar
Tim ini, diakuinya berpatroli siber dengan melacak situs-situs dan aplikasi pertemanan yang punya medium jual beli atau marketplace. "Jika ada barang ilegal yang dicurigai, mereka akan laporkan segera kita tangkap," tegas Nugroho.
Dia mengaku telah berkoordinasi intens dengan petugas kemaritiman untuk menindak bila mana ada dugaan narkoba yang masuk melalui pintu transportasi laut. Para petugas gabungan akan berjaga lengkap. "Kami juga dibantu anjing pelacak milik BNN," ungkapnya.
Nugroho menjamin, sinergi yang terbangun bakal menekan atau bahkan mencegah masuknya barang ilegal, baik minuman keras, rokok, lebih-lebih narkoba.
Baca juga:Bea Cukai Imbau Masyarakat Hindari Vape Ilegal
"Semua, instansi kita bersinergi. Termasuk yang pagi ini kita sinergi dengan aparat kemaritiman untuk menjaga di momen Natal dan tahun baru peredaran dan penyelundupan narkoba meningkat. Termasuk barang ilegal lainnya," ungkap Nugroho.
Dia menyampaikan kepada masyarakat, agar lebih cerdas dalam membeli. "Hati-hati membeli paket ilegal, seperti rokok yang tidak ada cukainya. Ini sudah mulai banyak lewat titipan kilat. Banyak yang tidak ada pita cukainya. Itu ilegal," tukasnya.
(luq)
Lihat Juga :