Kolaborasi Omah Asa dan Pertamina Foundation Lahirkan Santripreneur

Jum'at, 10 Desember 2021 - 15:33 WIB
loading...
Kolaborasi Omah Asa...
Omah Asa, pusat kebajikan yang didirikan Gus Miftah, Ipang Wahid, dan Atta Halilintar berkolaborasi dengan Pertamina Foundation. Keduanya memiliki kepentingan untuk menciptakan lebih banyak kebaikan. Foto SINDOnews
A A A
SLEMAN - Omah Asa, pusat kebajikan yang didirikan Gus Miftah, Ipang Wahid, dan Atta Halilintar berkolaborasi dengan Pertamina Foundation. Kedua pihak sama-sama memiliki kepentingan untuk menciptakan lebih banyak kebaikan di Indonesia melalui program-program hasil kolaborasi keduanya.

"Omah Asa dan Pertamina Foundation ini sangat match. Kita sama-sama punya tujuan untuk menebarkan kebaikan ke anak muda di seluruh Indonesia. Sehingga kita bisa merumuskan atribut model program," kata Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari, dalam pernyataan tertulis, Jumat (10/12/2021). Baca juga:
Tak Berubah Sejak 2017, Harga LPG Harusnya Sudah Naik Ikuti Harga Minyak


Agus Mashud mengatakan, Omah Asa dan Pertamina Foundation berkolaborasi untuk mengembangkan program Pesantren Entrepreneur. Program tersebut akan mendorong agar pesantren-pesantren di Indonesia memiliki kekuatan kewirausahaan melalui bisnis yang mereka kelola secara mandiri. Apalagi, jumlah pondok pesantren di Indonesia begitu banyak. Data Kementerian Agama menyebutkan jumlahnya mencapai lebih dari 26.000 pondok pesantren.

“Dari sini kita akan menganalisis apa sebenarnya kebutuhan pesantren agar bisa punya usaha mandiri. Apa yang mereka butuhkan? Skill apa yang bisa kita transfer kepada mereka. Kita dampingi dan kita upayakan agar program ini benar-benar menciptakan kemandirian bagi pesantren,” kata Agus.

Founder Omah Asa Ipang Wahid mengatakan, kekuatan pondok pesantren begitu besar jika dikelola dengan baik. Sampai saat ini, semangat entrepreneurship di pesantren masih sebatas wacana. Kalaupun ada pondok yang sudah mandiri, manajemen pengelolaan bisnis dan pemasarannya masih lemah.

Mereka sangat bergantung pada jaringan keagamaan pondok tersebut. “Padahal, kemandirian ini bisa terwujud jika masyarakat umum percaya dengan produk pesantren,” katanya. Baca juga: Lagi, Nicke Widyawati Masuk Daftar Forbes 100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Gus Miftah, founder Omah Asa yang juga pengasuh Ponpes Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan upaya untuk mewariskan prasasti pada generasi selanjutnya. Selama ini, pondok pesantren hanya jadi tempat menimba ilmu agama. Padahal, ilmu dan praktik entrepreneurship tak kalah penting.

Bahkan bisa memperkuat umat yang kini dituntut untuk berdaya secara ekonomi. "Harimau mati meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama baik. Nama baik itulah yang akan prasasti bagi generasi penerus kita. Kita berharap ada nilai lebih yang bisa kita berikan kepada masyarakat,” katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
Momen Tiga Tokoh NU...
Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Rekomendasi
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Berita Terkini
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved