Detik-detik Gunung Semeru Meletus Lagi, Diawali Bunyi Keras Seismograf

Jum'at, 10 Desember 2021 - 10:59 WIB
loading...
Detik-detik Gunung Semeru...
Sejumlah petugas dan relawan di Dusun Curahkobokan, Supiturang, Pronojiwo, Lumajang panik saat Gunung Semeru meletus kembali, Jumat (10/12/2021). Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A A A
LUMAJANG - Detik-detik meletusnya kembali Gunung Semeru terdeteksi sejak awal dengan indikasi seismograf atau alat pendeteksi gempa bumi berbunyi cukup keras.

Detik-detik Gunung Semeru Meletus Lagi, Diawali Bunyi Keras Seismograf

Sejumlah petugas yang berjaga di jalan raya Desa Kajarkuning, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sudah mengingatkan warga dan relawan yang akan menuju pemukiman yang terdampak letusan, yakni Desa Supiturang dan Sumberwuluh.

Baca juga: Gunung Semeru Meletus Lagi! Relawan Panik Berlarian Menyelamatkan Diri

Petugas mengatakan jika seismograf menunjukkan aktivitas gunung yang meningkat. "Bunyi seismograf seperti ini (keras). Mohon semuanya untuk tidak naik, bahaya," kata salah satu petugas dan relawan yang berjaga di pintu masuk lokasi bencana.

Kendati sudah diberitahu ada letusan susulan, namun beberapa warga yang berupaya menyelamatkan benda berharga di dalam rumah mereka terlihat santai.

Detik-detik Gunung Semeru Meletus Lagi, Diawali Bunyi Keras Seismograf


Menurut mereka, melihat semburan lava, kondisi ini tidak membahayakan. "Kalau seperti itu, tidak akan bahaya," ujar Tumiran, salah satu warga Dusun Curahkobokan yang pagi tadi memunguti benda berharga di rumahnya.

Tumiran menyebut semburan lava seperti itu diprediksi tidak akan berdampak ke Dusun Curahkobokan, meski lokasi rumahnya berada di titik aliran lava dari puncak gunung. "Hanya semburan saja. Yang bahaya itu kalau ada angin dan hujan," kata kakek 60 tahun yang kehilangan satu putranya itu.

Meski demikian, letusan sempat membuat sejumlah relawan yang ada di Dusun Curahkobokan, Supiturang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur panik, Jumat (10/12/2021). Mereka berlarian untuk menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih aman.

Baca juga: Gunung Semeru Keluarkan Lava Panas, Warga Tenang-tenang Saja

Letusan atau erupsi kali ini ditandai dengan puncak Gunung Semeru mengeluarkan lava panas. Dengan cepat semburan lava itu membumbung tinggi. Melihat itu, sejumlah relawan dan petugas penanganan bencana di Dusun Curahkobokan yang melakukan upaya pencarian korban langsung panik.

Detik-detik Gunung Semeru Meletus Lagi, Diawali Bunyi Keras Seismograf


Beberapa mobil relawan langsung bergerak turun. Begitu juga dengan relawan yang menggunakan motor, dengan cepat meninggalkan lokasi bencana yang kondisinya terparah dan berada di ketinggian teratas itu.

Sementara pantauan reporter MNC Portal Indonesia (MPI) di dua desa tersebut, sudah banyak relawan dan warga yang berupaya untuk menyelamatkan barang-barang di dalam rumah. Sementara di Dusun Curahkobokan yang merupakan daerah terparah, pencairan korban dilakukan dengan menggunakan dua alat berat.



Letusan berulangkali yang terjadi di puncak Gunung Semeru membuat kontur gunung berubah.

Selain muncul kanal-kanal aliran lava, lubang di puncak gunung juga melebar dan menuju ke arah bawah. Selain itu, terdapap sisa lava berwarna hitam yang berpotensi akan menimbulkan banjir lava jika hujan dan diprediksi bakal turun ke pemukiman warga.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Malam Ini, Luncurkan Kolom Abu 2.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.500 Meter
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Awan Panas Guguran
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 900 Meter
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Setinggi 1.000 Meter
Wisata Ranu Regulo Dibuka...
Wisata Ranu Regulo Dibuka Kembali 21 Maret 2026: Kuota Pengunjung Dibatasi, Aturan Diperketate
Kembali Erupsi, Gunung...
Kembali Erupsi, Gunung Semeru Tetap Berstatus Siaga
Klaim Asuransi Cair...
Klaim Asuransi Cair untuk Ratusan Korban Erupsi Semeru
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved