Korban Penipuan Minyak Goreng di Tangerang: Malu Sama Rekan Bisnis hingga Rugi Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Desember 2021 - 20:55 WIB
loading...
Korban Penipuan Minyak...
Marlina Naenggolan (kiri) dan Parsih (kanan), korban penipuan modus minyak goreng murah di Kota Tangerang. Foto: MPI/Nandha Aprilianti
A A A
TANGERANG - Dugaan penipuan modus minyak goreng murah di Kota Tangerang memakan banyak korban. Ironisnya, para korban ini mengajak rekan bisnis lainnya untuk berinvestasi sehingga kerugian kian menggunung, bahkan ada yang mencapai Rp1,5 miliar.

Seperti dialami Parsih (43), warga RT 7/8 Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang yang merugi Rp1,5 miliar. Uang sebanyak itu bukan hanya uang pribadinya melainkan uang teman dan partner yang turut andil dalam bisnis tersebut.
Baca juga: Heboh Bisnis Minyak Goreng Murah yang Tipu Satu RT di Tangerang hingga Miliaran

Kini, dia bingung mengembalikan uang sebanyak itu. “Rp1,5 miliar sama punya rekan bisnis saya, Farhan Rp700 juta yang selalu minta barang. Beli barangnya lewat saya,” ujar Parsih di Tangerang, Kamis (9/12/2021).

Nasib sama dialami Marlina Naenggolan (66) yang merugi Rp325 juta. Dia bekerjasama dengan pelaku Rika Rahmawati hampir 2 tahun. Sialnya, dari bisnis itu dia tak pernah mendapat keuntungan. “Bener-bener enggak pernah. Aduh saya tidak bisa ngomong lagi deh. Bukan bikin kita sukses malah miskin,” ucapnya.

Warga lainnya yakni Widi (55) merugi Rp70 juta. Setelah 5 bulan bekerjasama dengan pelaku, dirinya mengalami kerugian ketika masuk masa jatuh tempo si pelaku tidak memberikan barang yang dijanjikan. Dia tidak hanya bisnis minyak goreng, namun juga mi instan, gula, dan barang sembako lainnya. “Awalnya lancar, bagus, pas baru titik menuju tempo ada kejadian,” katanya.

Ketua RT 7/8 Yadi Mulyadi mengatakan, modus dilakukan Rika Rahmawati yang merupakan warga di RT tersebut yakni menjual minyak goreng dengan cara preorder kepada korbannya untuk menggiur harga beli lebih murah dari harga pasaran. “Dia (pelaku) belinya normal jualnya di bawah pasar, usaha jual beli minyak. Tanpa izin usahanya itu. Ini saya baru tahu setelah terkuak ke permukaan," ujarnya.

Agar tak menimbulkan rasa curiga, pelaku memberikan barang minyak goreng kepada warga. Namun, lambat laun pelaku mulai tidak memberikan hak dari para korban. “Untuk menjerat para korban, pelaku selalu mengawali modusnya dengan memberikan barang yang dipesan korban," katanya.
Baca juga: Dikejar hingga Pasar Anyar, Pelaku Penipuan Diserahkan Korban ke Kantor Polisi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Rekomendasi
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Daftar 25 Pemain Timnas...
Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan Malaysia
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Darurat Utang, Setiap...
Darurat Utang, Setiap Kepala di AS Menanggung Beban Rp1,6 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved